Tundukkan NSH di Gim Ketiga, SM Melaju ke Final IBL
Jakarta, IDN Times - Satria Muda Pertamina memastikan tiket terakhir di babak final usai menundukkan NSH 72-48 pada laga ketiga babak semifinal IBL Pertamax 2018-19 di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (10/3).
Hasil ini membuat Satria Muda berhasil mengalahkan NSH 2-1 dalam tiga gim yang dimainkan di babak semifinal. Saat gim pertama, Satria Muda mampu mengalahkan NSH 81-26, tapi kesokan harinya giliran NSH yang menang 81-73.
1. Youbel Sondakh bersyukur bisa bawa Satria Muda ke final

Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh, bersyukur bisa membawa timnya melaju ke babak final. Sebab, kata dia, Satria Muda musti melawati babak semifinal dengan susah payah karena NSH memberikan perlawanan sengit.
"Puji Tuhan bisa ke final. Kredit untuk pemain. NSH tim yang kuat. Tidak mudah mengalahkan mereka," kata Youbel Sondakh kepada awak media usai laga.
2. Di gim ketiga, kedua tim tak diperkuat dua pemain andalannya

Tampil di gim ketiga, kedua tim musti memarkir pemain andalannya akibat dibekap cedera. Satria Muda kehilangan Jamarr Johnson karena cedera achiles saat tampil di laga pertama. Sedangkan, NSH tanpa Deshaun Wiggins akibat cedera bahu yang menimpanya pada gim kedua.
"Kami sudah dua gim tanpa Jamarr, anak anak sudah lebih adaptasi. NSH baru pertama kali tanpa Wiggins mungkin pengaruhnya lebih signifikan," kata Youbel.
3. Cacing akui NSH ketergantungan terhadap Wigins

NSH memang cukup kesulitan menghadapi Satria Muda tanpa Deshaun Wigins, hal itu diakui oleh pelatihnya, Wahyu Widayat Jati. Ia mengungkapkan, NSH kehilangan pengatur serangan dalam duel tadi. Hal itu berdampak kepada difense pemain yang seperti kehilangan percaya diri.
"Mereka terbiasa ada pemain impor yang membimbing, begitu hilang seperti kebingungan," kata pria yang kerap disapa Cacing itu. Hal itu, lanjutnya, membuat permainan NSH berbeda seperti biasanya.
Senada dengan Cacing, pemain senior NSH, Ryan Febrian juga merasakan hal tersebut. "Kehilangan Wiggins memang besar pengaruhnya. Ketergantungan kami padanya cukup tinggi," bebernya.
4. Hardianus Lakudu dan Dior Lowhorn cetak 12 angka buat Satria Muda

Hal itu lah yang manfaatkan oleh point guard Satria Muda, Hardianus Lakudu. "Memang sedikit mudah tanpa adanya Wiggins. Sejak awal kami bertekad menang, berjuang untuk Jamarr," sambung pemain yang menyumbang 12 angka dan enam assist.
Dalam pertandingan ini, Dior Lowhorn kembali menunjukan kapasitasnya dengan mencetak 12 angka, dan Arki Dikania Wisnu menambah 15 poin.Di kubu NSH, Anthony Simpson menyumbang double dengan catatan 11 poin dan 13 rebound.
Di final Satria Muda akan menghadapi Stapac yang lebih dahulu memastikan tempat di babak puncak. Laga final berformat beat of three. Satria Muda lebih dahulu menjadi tuan rumah di Britama Arena, 21 Maret, Stapac dua kali menjadi tuan rumah di C'Tra Arena Bandung, 23 dan 24 Maret.

















.png)