Meski Gagal Finis, Rio Haryanto Tampil Memukau dalam Debutnya

Minggu, 20 Maret 2016 akan menjadi tanggal yang akan dikenang oleh segenap bangsa Indonesia. Pada hari ini, ratusan juta pasang mata dibuat bangga oleh seorang pemuda asal Indonesia yang berhasil tampil di ajang balapan paling bergengsi di dunia, Formula One (F1). Rio Haryanto memulai debut yang paling ditunggu-tunggu pada Australian Grand Prix 2016, balapan pertama dari serangkaian balapan F1 yang akan dijalaninya selama beberapa bulan ke depan.
Dari rumah, kafe, hingga warung kopi, warga yang antusias memaku pandangannya ke layar kaca untuk melihat bagaimana aksi Rio Haryanto bersaing di trek bersama nama-nama besar seperti Lewis Hamilton, Sebastian Vettel dan Fernando Alonso.
Rio Haryanto memulai balapan dari grid 22, posisi paling buncit.

Rio melakukan start yang bisa dibilang baik untuk ukuran pebalap pemula F1.
Meski mencatatkan waktu ke-19 tercepat di kualifikasi, Rio harus memulai GP Australia dari posisi terbelakang menyusul inseden di pit lane Sabtu (19/3) lalu. Pit stop pertama juga dilalui Rio dengan sempurna.
Posisi Rio terus membaik hingga berada pada urutan ke-18
Namun kecelakaan parah yang melibatkan Alonso dan Guttierez membuat lomba dihentikan. Seluruh pebalap diperintahkan kembali ke pit sambil menunggu trek dibersihkan.
Ketika balapan dilanjutkan, akun resmi F1 mengumumkan bahwa Rio harus mengakhiri debut manisnya.
Dari keterangan resmi Manor Racing, mobil Rio mengalami masalah pada driveline. Sayangnya, debut positif Rio harus berhenti di lap ini.
Meski gagal finis, apa yang dicapai Rio sudah berhasil membanggakan Indonesia.
Ucapan selamat dan motivasi bagi Rio terus dikicaukan oleh pengguna Twitter Indonesia. Sambil berharap Rio bisa membalas kejadian hari ini untuk tampil lebih kuat di balapan selanjutnya.
Dukungan moral seperti inilah yang dibutuhkan Rio Haryanto, bocah Solo yang naik ke panggung balapan dunia. Rasa optimisme inilah yang telah lama dirindukan Indonesia. Di mana yang tua dan muda, kaya atu miskin bersatu untuk memberi doa pada satu-satunya harapan bangsa di ajang F1.
Tetap semangat Rio, kamu sudah membuat dua ratus juta lebih orang Indonesia bangga hari ini. Dan rasa bangga ini akan selalu menyala selama kamu berjuang!

.png)















