Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Instagram.com/@badminton.ina
Instagram.com/@badminton.ina

Jakarta, IDN Times - Pasangan ganda putra bulu tangkis Indonesia paling berpengalaman, yakni Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, berhasil merebut ranking pertama BWF World Tour Ranking.

Keduanya berhasil mengudeta pasangan Takeshi Kamura/Keigi Sonoda yang sebelumnya mengunci peringkat terbaik selama sepekan terakhir. Tepat pada pekan ke-19, berdasarkan ranking daftar terbaru yang terbit pada 7 Mei, Ahsan/Hendra unggul poin atas ganda asal Negara Matahari Terbit itu.

1. Berada di peringkat pertama, The Daddies mengoleksi 48.100

sport.bisnis.com

Pasangan yang dijuluki The Daddies itu berhasil mengoleksi 48.100 angka hingga sejauh ini. Mereka unggul 220 angka atas Takehsi/Keigo yang baru mengumpukan angka sebanyak 47.880 angka.

Mereka mengumpulkan angka terbanyak usai menjadi juara di New Zealand Open 2019 dengan total 7.000 poin. Di laga puncak beberapa hari lalu, ganda putra pemenang gelar All England ini mampu mengalahkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) adalah 20-22, 21-15, 21-17.

2. Pasangan asal Malaysia merangsek ke posisi empat

IDN Times/Margith Juita Damanik

Sementara posisi ketiga BWF tur masih dihuni oleh Lee Yang/Wang Chi-Lin. Tepat di belakangnya atau berada di ranking empat, ada pasangan asal Negeri Jiran, Goh V Shem/Tan Wee Kiong yang berhasil merangsek tiga langkah setelah sebelumnya berada di posisi tujuh.

3. BWF World Tour Ranking berbeda dengan BWF Ranking

badmintonindonesia.org

Sebagaimana diketahui, BWF World Tour Ranking ini tak sama dengan peringkat dunia BWF (BWF Ranking). Sebab, BWF World Tour Ranking merupakan peringkat bagi pebulutangkis yang mengikuti kompetisi ini dan nanti ranking-nya akan jadi acuan untuk menuju BWF World Tour Finals yang akan dihelat di Guangzhou, China akhir musim mendatang.

Memang, tak semua pebulutangkis bisa berlaga di bergengsi tersebut. Hanya saja, pebulutangkis dengan yang berada di ranking delapan besar saja yang bisa manggung di ajang itu. Namun, hal itu tak berlaku bagi pemegang gelar juara dunia yang otomatis meraih satu tiket ke babak utama walau secara peringkat di bawah ranking delapan.

Editorial Team