Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tak Hiraukan Instruksi Tim, Posisi Lewis Hamilton di Mercedes Terancam

Tak Hiraukan Instruksi Tim, Posisi Lewis Hamilton di Mercedes Terancam

Meski Lewis Hamilton memenangi balapan di sirkuit Abu Dhabi kemarin (27/11), tapi rekan setimnya, Nico Rosberg, yang berada di posisi kedua-lah yang berhasil keluar sebagai juara F1 musim balap 2016 setelah unggul lima poin dari Hamilton. Tak hanya harus menghadapi kegagalan jadi juara dunia, posisi Hamilton juga terancam dari Mercedes.

Hamilton tak menghiraukan perintah tim.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161128/nico-rosberg-lewis-hamilton-mercedes-2016-abu-dhabi-gp-3841502-4f5db7f672de0eb77fffa9bc81757684.jpg

Dikutip dari Sky Sports, pada balapan pamungkas kemarin, Hamilton membuat tim Mercedes geram setelah dua kali tak menghiraukan perintah Direktur Eksekutif Mercedes untuk F1, Paddy Lowe, yang menginstruksikan agar dirinya meningkatkan kecepatan supaya bisa memenangkan balapan. Jika Rosberg menyelesaikan balapan di urutan keempat di belakang dirinya, Sebastian Vettel dan Max Verstappen, maka Hamilton akan jadi juara dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Ia bisa mendapat skorsing, denda, bahkan pemecatan.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161128/4928-5b9d222ee42f3b90aa6f4903da1718bd.jpg

Berdasarkan laporan Mirror, bos Mercedes, Toto Wolff, mengungkapkan kemarahannya dengan menyebut bahwa "segala bentuk anarki tak akan berhasil dalam tim dan perusahaan manapun". Lebih lanjut, Wolff menyatakan bahwa "meremehkan struktur (tim) di depan umum berarti mendahulukan dirimu sendiri daripada kepentingan tim".

Akibat dari perbuatan Hamilton itu, bos Mercedes memberi isyarat akan memberlakukan hukuman terhadap pebalap berusia 31 tahun tersebut. Meski belum memutuskan, tapi dia mengaku bahwa segala bentuk hukuman sangat mungkin saat ini, termasuk cara keras (pemecatan) karena tim Mercedes merasa kultur tim tak dihargai (oleh Hamilton). Meski kontrak Hamilton berakhir pada tahun 2018, tapi menilai dari pernyataan keras bos Mercedes, tetap ada kemungkinan Mercedes akan memberi hukuman kepada driver-nya tersebut.

Share
Topics
Editorial Team
Rosa Folia
EditorRosa Folia
Follow Us

Latest in Sport

See More

Aut aut quibusdam qui ducimus qui iusto

30 Jan 2026, 16:05 WIBSport
Artikel 31

Artikel 31

16 Sep 2025, 10:49 WIBSport
Artikel 25

Artikel 25

16 Sep 2025, 10:25 WIBSport
Artikel 24

Artikel 24

16 Sep 2025, 10:24 WIBSport
Artikel 15

Artikel 15

16 Sep 2025, 10:16 WIBSport
Artikel 11

Artikel 11

16 Sep 2025, 10:13 WIBSport
Artikel 8

Artikel 8

16 Sep 2025, 10:12 WIBSport
Artikel 7

Artikel 7

16 Sep 2025, 10:12 WIBSport