Dua lifter muda asal Indonesia Muhammad Faathir dan Windy Cantika, sukses mengharumkan nama bangsa dengan memboyong pulang medali emas pada Kejuaraan Asia Junior dan Remaja IWF 2019, di Pyongyang, Korea Utara.
Lifter putra muda Indonesia yakni M. Faathir (16 tahun), berhasil memboyong tiga emas sekaligus memecahkan dua rekor dunia serta tiga rekor Asia di kelas 61 kg. Tiga emas ia persembahkan di nomor snatch (119 kg), clean and jerk (153 kg), dan di total angkatan (272 kg).
Sementara itu, dua rekor dunia juga dipecahkan Faathir yakni angkatan clean and jerk dari 149 kg menjadi 153 kg, serta jumlah total angkatan dari 269 kg menjadi 272 kg, yang dulunya dipegang oleh lifter asal Turki yakni Donen Dogan.
Sementara, untuk tiga rekor Asia yang dipecahkan Faathir adalah total angkatan snatch dari 118 kg menjadi 119 kg, clean and jerk dari 149 kg menjadi 153 kg, dan total angkatan dari 261 kg menjadi 272 kg.
Sedangkan Windy Cantika (16 tahun) membawa pulang satu emas dan dua perak di kelas 49 kg yang ia dapat di snatch seberat 84 kg dan clean and jerk 102 kg. Lalu di nomor total angkatan, Windy hanya dapat berpuas diri dengan membawa perak setelah mengangkat beban 186 kg.
Tidak cukup sampai di situ, Windy juga berhasil memecahkan tiga rekor dunia mau pun Asia remaja dengan memecahkan rekor snatch dari 83 kg menjadi 84 kg, clean and jerk dari 100 kg menjadi 102 kg, serta total angkatan dari 182 kg menjadi 186 kg.