Memang di tengah zaman yang serba digital ini, berkenalan dan berinteraksi dengan orang-orang bukan jadi hal yang sulit lagi dan memungkinkan kita untuk berhubungan dengan sebanyak mungkin orang. Hal ini juga mungkin membuat kita bertanya-tanya apakah batasan 150 teman seperti yang diyakini Dunbar bisa dilampaui dengan adanya media sosial.
Dilansir dari MIT Technology Review, hal ini mencoba diselidiki oleh Bruno Goncalves dari Indiana University. Bersama rekannya, Goncalves mencoba menemukan adanya perubahan kapasitas sosial manusia dengan menganalisa aktivitas penggunaan Twitter. Ternyata terbukti, meski media sosial memungkinkan kita berinteraksi dengan berbagai orang,tanpa disadari kita akan segera jenuh dengan banyaknya proses interaksi yang terjadi dan secara otomatis mengeliminasi interaksi dengan orang-orang yang kita anggap tidak begitu penting. Akhirnya, kita hanya mampu menjaga frekuensi interaksi kita dengan 100 hingga 200 orang saja, sesuai perkiraan Dunbar sebelumnya.
Wah bisa jadi bahan renungan juga nih. Kira-kira ratusan teman yang kamu add di Facebook atau Path itu beneran termasuk temanmu atau bukan ya?