Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
thephmp.com
thephmp.com

Entah mengapa, masih ada saja orang yang menganggap ketika orang lain berbicara kepada dirinya sendiri dengan bersuara merupakan hal yang aneh. Padahal sadar maupun tidak sadar, hampir semua dari kita melakukannya, misalnya saat mengeluhkan sesuatu. Ternyata, studi menunjukkan bahwa berbicara dengan sendiri adalah hal yang baik, lho!

1. Berada di jalur yang tepat

positivewomanconnection.com

Pernah merasa berbicara dengan diri sendiri dan tanpa sadar menyuarakannya sehingga terdengar orang lain seperti kalimat sesederhana, "Duh, bakal telat, nih!" atau "Ya ampun, baju ini cakep banget!"? Kalau jawabannya ya, selamat. Menurut sains, hal ini memberikan banyak manfaat bagi dirimu sendiri.

2. Membuatmu lebih mudah menghadapi hari ini dan esok

thoughtnova.com

Menurut Lisa Ferentz, penulis buku Finding Your Ruby Slippers: Transformative Life Lessons From the Therapist's Couch, mengekspresikan pemikiran batin dapat membantumu menaklukkan hari ini dan esok lebih baik. Psikoterapis ini juga menggunakan metode serupa untuk membantu kliennya mengembangkan pandangan positif tentang diri sendiri dan hari-hari yang akan datang.

3. Monolog merupakan curahan hati

rd.com

Monolog batin sesungguhnya merupakan salah satu cara yang cukup halus dalam mengeluarkan pikiran dan emosi. Bila terus menerus memendam perasaan negatif, tentu kamu pun akan lebih susah untuk memandang dan menilai sesuatu dengan positif. Lama kelamaan, kesehatan mentalmu pun akan ikut terpengaruh.

4. Mempertahankan kesehatan mental

unsplash.com/ethanchoover

Salah satu cara untuk mempertahankan kesehatan mental adalah dengan menuliskan hal-hal apa saja yang membuatmu bersyukur, kekuatanmu, dan afirmasi positif, lalu mengatakannya di depan cermin. Awalnya, perilaku ini mungkin membuatmu merasa konyol, tetapi jangan berhenti. Toh seperti hal lainnya, bagian awal dan memulai memang selalu terasa berat, bukan?

5. Memberi kekuatan menghadapi tantangan

medium.com

Ferentz juga menyarankan orang untuk bermonolog positif ketika sedang merasa terintimidasi, terancam, dan sebagainya. Hal ini dapat memberikan efek positif dan kekuatan untuk menghadapi situasi tersebut.

6. Menyesuaikan kondisi

forbes.com

Walau begitu, bukan berarti kamu juga perlu untuk mengekspresikan rasa frustrasi yang dialami begitu saja. Ada cara-cara lain yang dapat kamu lakukan untuk melampiaskan rasa-rasa negatif. Kalau tiba-tiba kamu berteriak di muka umum karena sedang merasa penat, tentu akan mengganggu orang lain pula, bukan?

7. Tak perlu merasa aneh

unsplash.com/almosbech

Intinya, berbicara dengan diri sendiri sama sekali bukan hal aneh. Selama kamu tetap dapat memahami dan menerapkan batasan-batasannya sesuai norma, tak ada salahnya melakukan hal ini untuk membuat kesehatan mentalmu terjaga dengan baik.

Siap mulai lebih mencintai diri sendiri hari ini? Yuk, jaga kesehatan mental kita!

Editorial Team