Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rusia Larang Penggunaan Tembakau Bagi Mereka yang Lahir Setelah Tahun 2014

Hampir setengah dari Rusia telah kecanduan rokok, dengan hampir 40 persen dari 143 juta populasi penduduknya secara rutin mengonsumsi produk-produk tembakau. Namun, untuk menghentikan penilaian dan kebiasaan yang buruk ini, Rusia menerapkan cara mereka yang paling radikal. Seperti apa cara yang diterapkan Rusia?

Rusia nantinya akan memberlakukan aturan pelarangan jual produk tembakau kepada mereka yang lahir setelah tahun 2014.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170117/a1-aac21c1f0acae775d7a043a3a7bf74c4.jpg

Kementrian Kesehatan Rusia telah mengajukan sebuah rencana baru untuk melarang penjualan produk tembakau kepada mereka yang lahir mulai tahun 2014 sampai seterusnya, sesuai laporan pada situs berita Rusia Izvestia. Pelarangan ini akan diberlakukan mulai tahun 2033, yang artinya suatu hari nanti merokok akan menjadi ilegal untuk semua orang di Rusia.

Langkah-langkah awal himbauan berhenti merokok telah diambil Rusia setelah mendapat pengarahan dari WHO.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170117/a4-378a6c9527a09d3521079cc622d55662.jpg

Federasi Rusia telah mengikuti Konvensi Rancangan Pengendalian Tembakau milik World Health Organization’s (WHO) dan membuat langkah besar dalam pengiklanan menolak temmbakau, meningkatkan pajak tembakau serta pelarangan merokok di tempat umum sejak 2013. Sebuah poster yang bertuliskan “Smoking kills more people than Obama, although he kills lots and lots of people” (merokok membunuh lebih banyak orang daripada Obama, walaupun ia membunuh banyak dan banyak sekali orang). Bahkan iklan tersebut tampil di halte bus Moscow setiap akhir tahun.

Ternyata iklan himbauan yang disebar oleh Rusia cukup berdampak, tapi mereka masih menghadapi perokok di bawah umur.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170117/a5-610f418165d0825211be97ba312dc371.jpg

Gerakan ini telah mengakibatkan penurunan yang signifikan dalam jumlah perokok, walaupun kebiasaan lama tetap susah diubah. Sejauh ini masih terestimasi bahwa 12 persen anak-anak berumur sekitar 15 tahun merokok setiap hari. Kebanyakan lainnya berganti menjadi vaping tak berasap.

Rusia akan resmi menjadi salah satu negara dengan aturan tembakau yang ketat walaupun ada negara yang jauh lebih kejam tentang peraturan tembakau.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170117/a3-a0db396d6fd4da32c10fba0bd7ae6668.jpg

Dalam proses legislasi, Rusia akan berada bersama dengan negara-negara yang mengatur tembakau secara ketat. Buthan di Asia dipertimbangkan sebagai negara dengan hukum pengaturan tembakau paling keras di dunia, di mana penanaman, panen, manufaktur, suplai, distribusi dan penjualan produk tembakau semuanya dilarang.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170117/a2-dbbe602ce9ad22fa39e79d0ac5578c89.jpg

Untuk data dunia tentang tembakau, 6 juta orang meninggal karena tembakau setiap tahunnya, 600.000 di antaranya adalah bukan perokok yang menjadi perokok pasif karena berada di lingkungan perokok. Sementara 80 persen para perokok dunia berada di negara dengan pendapatan rata-rata perkapita rendah sampai menengah. Bagaimana? Setuju gak dengan aturan yang akan diberlakukan Rusia ini? Yakin masih mau merokok setelah melihat datanya?

Share
Topics
Editorial Team
Bayu D. Wicaksono
EditorBayu D. Wicaksono
Follow Us

Latest in Science

See More

Quos id distinctio Pariatur Incididunt voluptatem elit debitis nos

30 Jan 2026, 16:07 WIBScience
http://i1382.photobucket.com/albums/ah270/akhayaprisca/Ellie-Goulding-Love-Me-Like-You-Do-Music-Video-2_zpsvs397elc.jpg

Artikel 39

16 Sep 2025, 10:53 WIBScience
http://i1379.photobucket.com/albums/ah145/Tania_Stephanie/Galau4_bookmasters_zpslpd6qofo.jpg

Artikel 18

16 Sep 2025, 10:18 WIBScience
road-3133502_960_720.jpg

Artikel 9

16 Sep 2025, 10:13 WIBScience
gallery baru

Repudiandae voluptat

24 Mei 2025, 22:56 WIBScience
kucing

Artikel editorial keypoint

18 Sep 2024, 14:39 WIBScience
kucing

Artikel editorial keypoint

18 Sep 2024, 14:39 WIBScience
Default Image IDN

Artikel keypoint community

18 Sep 2024, 01:01 WIBScience