unsplash.com/Joshua Rawson-Harris
Faktor pertama adalah tantangan baru. Kesempatan seperti pekerjaan baru atau promosi untuk jabatan yang lebih tinggi bisa memicu tumbuhnya impostor syndrome. Ini karena mereka dihadapkan dengan ekspektasi yang semakin tinggi sehingga membuatnya merasa harus menjadi lebih baik lagi.
Tumbuh dengan saudara berbakat bisa memicu sindrom ini. Ketika melihat saudara yang dianggap lebih baik, seseorang akan merasa selalu tidak cukup.
Faktor ketiga adalah dilabeli sebagai orang pintar. Seseorang yang dilabeli akan merasa bahwa ia harus mencapai ekspektasi tertentu. Hal ini akan menyebabkan mereka merasa harus menjadi lebih baik daripada orang lain.
Apakah kamu menemukan karaktermu dalam tipe-tipe di atas? Jika iya, coba renungkan lagi semua pencapaianmu selama ini. Kamu sudah berusaha keras untuk mendapatkannya, jadi jangan lupa untuk berterima kasih pada dirimu yang hebat itu!