Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenalkan Sains lewat Film & Eksperimen di Science Film Festival 2019

Kenalkan Sains lewat Film & Eksperimen di Science Film Festival 2019
Dok. Wisma Jerman

Surabaya, IDN Times - Mempelajari sesuatu yang berbau ilmiah tak selamanya dilakukan dengan cara yang serius, formal dan membosankan. Ada banyak metode untuk membuat proses belajar menjadi lebih fun, yakni lewat film dan eksperimen!

Hal ini dilakukan oleh Goethe-Institut bekerja sama dengan Wisma Jerman lewat Science Film Festival 2019.Ā EventĀ ini diadakan secara serentak di berbagai kota di Indonesia. Di Surabaya, Science Film Festival diselenggarakan mulai dari 28 Oktober hingga 8 November 2019.

Yuk tengok keseruanĀ openingĀ Science Film Festival 2019 yang diadakan di Ruang Halle, Wisma Jerman pada Senin (28/10) lalu!

1. Tema tahun ini adalah Humboldt dan Jaring Kehidupan

Dok. Wisma Jerman
Dok. Wisma Jerman

Science Film Festival 2019 di Surabaya dibuka oleh sambutan dari Direktur Wisma Jerman, Mike Neuber.Ā  Ia menjelaskan bahwa tema tahun ini adalah Humboldt dan Jaring Kehidupan. Alexander von Humboldt merupakan seorang tokoh multitalenta asal Jerman yang juga dikenal sebagai seorang naturalis.

Humboldt memaparkan bahwa segala sesuatu itu saling terhubung dan kerusakan yang ditimbulkan di satu tempat akan membawa implikasi di tempat lain. Pemikiran Humboldt mendorong munculnya alternatif dalam bentuk pemikiran sistem keseluruhan dan upaya pemulihan alam.

2. Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai isu lingkungan, perubahan iklim dan kelestarian

Dok. Wisma Jerman
Dok. Wisma Jerman

OpeningĀ Science Film Festival 2019 di Surabaya dihadiri oleh siswa-siswi SDN Kaliasin VII sebagai peserta. Mereka terlihat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. Eksperimen yang mereka lakukan pun terasa menyenangkan karena dilakukan dengan cara bermain sambil belajar.

Untuk tahun ini, Science Film Festival 2019 mendorong pelajar dan anak-anak muda untuk meningkatkan kesadaran terhadap isu lingkungan, perubahan iklim dan kelestarian. Science Film Festival sendiri pertama diselenggarakan di tahun 2005 oleh Goethe-Institut.

3. Tahun lalu, Science Film Festival berhasil meraih hampir 90 ribu pengunjung di Indonesia

Dok. Wisma Jerman
Dok. Wisma Jerman

Seiring berjalannya waktu, festival ini mengukuhkan diri sebagai acara terbesar di dunia, spesifiknya di kategori ini. Di tahun 2018, Science Film Festival berhasil meraih lebih dari 1 juta pengunjung yang tersebar di 18 negara. Di Indonesia, eventĀ ini meraih hampir 90 ribu pengunjung. Ini membuktikan antusiasme publik terhadap Science Film Festival.

Di Surabaya,Ā eventĀ tidak hanya digelar di Wisma Jerman. Tetapi juga diselenggarakan di berbagai sekolah dan universitas. Seperti di SMAN 15 Surabaya, SMAN 5 Surabaya, SMPK Vincentius, SMPN 50 Surabaya dan Universitas Kristen Petra. Selain itu, acara juga dihelat di Hotel Sahid Surabaya.

Sementara, di Indonesia, Science Film Festival 2019 diselenggarakan di 51 kota mulai dari 22 Oktober hingga 24 November 2019. Ada 13 film dari tujuh negara yang disajikan secara edukatif dan menghibur. Serunya lagi, ada program interaktif berupa eksperimen dan perlombaan. Tertarik untuk ikutan?

Share
Topics
Editorial Team
Nena Zakiah
Bayu D. Wicaksono
Nena Zakiah
EditorNena Zakiah
Follow Us

Latest in Science

See More

57 Armada Disiapkan, Ini Prediksi Puncak Arus Mudik-Balik di Bakauheni

02 Mar 2026, 03:09 WIBScience
Artikel 39

Artikel 39

16 Sep 2025, 10:53 WIBScience
Artikel 18

Artikel 18

16 Sep 2025, 10:18 WIBScience
Artikel 9

Artikel 9

16 Sep 2025, 10:13 WIBScience
Repudiandae voluptat

Repudiandae voluptat

24 Mei 2025, 22:56 WIBScience
Artikel editorial keypoint

Artikel editorial keypoint

18 Sep 2024, 14:39 WIBScience
Artikel editorial keypoint

Artikel editorial keypoint

18 Sep 2024, 14:39 WIBScience
Artikel keypoint community

Artikel keypoint community

18 Sep 2024, 01:01 WIBScience