Teori tersebut mengatakan bahwa proses evolusi serta seleksi alam mengandil andil dalam pembentukan bahasa dan proses bicara yang terjadi di otak bagian kiri. Hal ini secara gak langsung mempengaruhi preferensi penggunaan tangan, mengingat otak bagian kiri turut mengendalikan pergerakan tangan bagian kanan.
Teori ini merupakan teori yang paling populer dalam menjelaskan fenomena preferensi tangan ini. Selain mengingat bagaimana tangan kanan menjadi preferensi sebagian besar manusia, di mana 85 persen manusia menggunakan tangan kanan, dan hanya 15 persen yang menggunakan tangan kiri, tak lupa juga terdapat penemuan di mana ha serupa terjadi pada hewan.
Dilansir dari BBC, hewan-hewan seperti ikan, burung, dan juga kodok misalnya. Hewan-hewan tersebut diketahui hanya menggunakan mata sebelah kanan untuk berburu dan melacak mangsanya, yang tak lain organ tersebut dikendalikan oleh otak bagian kiri.