Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gimana Cara Astronaut Buang Air Besar di Luar Angkasa? Ini Jawabannya!

Gimana Cara Astronaut Buang Air Besar di Luar Angkasa? Ini Jawabannya!
susangoodmanbooks.com

Ngaku deh, ada banyak hal di luar angkasa yang seringkali bikin kita penasaran. Bagaimana di ruang hampa udara manusia bisa melakukan berbagai kegiatan sehari-hari seperti di bumi? Tentunya ada teknologi-teknologi yang membantu para astronot untuk melakukan kegiatan-kegiatan rutinnya sebagai manusia, termasuk... bagaimana caranya astronaut buang air?

1. Kisah kebelet buang air yang inspiratif

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170303/alan-shepard-c294341918932c3ba86a01b3d9d3fb26.jpg

Pada tanggal 5 Mei 1961, seorang astronaut bernama Alan Shepard harus melalui perjalanan lintas planet yang paling gak nyaman sejagat raya. Ia harus duduk selama berjam-jam karena delay. Di antara kebosanan dan penantian itu, ia tiba-tiba merasa kebelet buang air kecil.

Sayangnya, saat itu NASA tidak memikirkan teknologi yang bisa mengakomodir kebutuhan alamiah manusia soal buang air ini. Memang, saat itu perjalanan Shepard diprediksi hanya 15 menit saja di luar angkasa. Di luar dugaan, pesawat luar angkasa Freedom 7's harus tertunda hingga berjam-jam lamanya. Begitu pula dengan Shepard yang akhirnya mendapat panggilan alamnya.

Tidak adanya pilihan membuat Shepard segera berpikir cepat. Ia pun memutuskan menunaikan hajatnya di dalam spacesuit. Sebelumnya, ia mematikan semua perangkat elektronik yang terhubung di spacesuit-nya dengan harapan supaya cipratan air seninya tidak merusak perangkat elektronik tersebut, yang dapat membahayakan jiwanya. Ternyata, cara ini sukses!

2. Diapers super canggih untuk para astronaut

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170303/space-diapers-by-hieinaraku-2ad1e9338a3db12db188abfe2a4fb0d4.jpg

Setelah apa yang dialami oleh Shepard, akhirnya NASA pun menciptakan sistem pengeluaran dan pembuangan air seni dan tinja untuk para astronaut. Teknologi ini berupa diaper canggih yang dikenakan para astronaut di bawah celana spandexnya. Bentuknya? Yah, benar-benar mirip diapers untuk dewasa.

3. Bagaimana cara kerja diapers canggih ini?

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170303/maxresdefault-db9180ea6d26d7d1024a49eebb8fedda.jpg

Diapers ini mampu menampung cairan dalam jumlah sangat banyak.

Begini cara kerjanya:

Air seni dan tinja tersedot ke corong plastik yang berbentuk seperti silinder dan 'disimpan' di kontainer khusus. Di luar, air seni akan menyublim menjadi gas. Sedangkan tinja akan tersedot langsung ke dalam benda mirip mangkuk.

Tetapi, para astronaut harus berbesar hati bersama pembuangan padat mereka selama berjam-jam atau berhari-hari, karena 'sampah produk manusia' yang satu ini gak bisa langsung dibuang melainkan menunggu mendarat terlebih dahulu di bumi untuk membuangnya.

Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi, sistem baru mengembangkan air seni yang disalurkan ke tangki besar, di mana air seni akan direbus dan uapnya dikumpulkan. Uap air dcampur dengan air dari kondensasi udara, kemudian disaring dan.... bisa diminum! Hal ini dilakukan agar pembuangan manusia tidak mengotori jagat raya hingga beribu-ribu tahun mendatang.

Gimana, sudah gak penasaran lagi 'kan? Atau justru makin penasaran?

Share
Topics
Editorial Team
Bayu D. Wicaksono
EditorBayu D. Wicaksono
Follow Us

Latest in Science

See More

57 Armada Disiapkan, Ini Prediksi Puncak Arus Mudik-Balik di Bakauheni

02 Mar 2026, 03:09 WIBScience
Artikel 39

Artikel 39

16 Sep 2025, 10:53 WIBScience
Artikel 18

Artikel 18

16 Sep 2025, 10:18 WIBScience
Artikel 9

Artikel 9

16 Sep 2025, 10:13 WIBScience
Repudiandae voluptat

Repudiandae voluptat

24 Mei 2025, 22:56 WIBScience
Artikel editorial keypoint

Artikel editorial keypoint

18 Sep 2024, 14:39 WIBScience
Artikel editorial keypoint

Artikel editorial keypoint

18 Sep 2024, 14:39 WIBScience
Artikel keypoint community

Artikel keypoint community

18 Sep 2024, 01:01 WIBScience