Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Fakta Jaring Laba-Laba, Ternyata Tidak Selemah yang Kamu Kira

8 Fakta Jaring Laba-Laba, Ternyata Tidak Selemah yang Kamu Kira
unsplash.com/Dev Leigh
Share Article

Jijik sekaligus takut, kira-kira itulah dua hal yang kita rasakan setiap kali melihat laba-laba merayap di sekitar kita. Semakin besar laba-laba yang kita lihat, semakin besar juga perasaan takut yang kita rasakan.

Selain merayap di dinding, biasanya kita menemukan laba-laba merayap diantara jaring yang mereka buat. Meski terlihat lemah, tahukah kamu bahwa jaring laba-laba sangatlah kuat?

  1. 1. Tidak semua jaring laba-laba sama

    unsplash.com/Jeremy Julian
    unsplash.com/Jeremy Julian

    Tipis, putih, dan terlihat rapuh. Sekilas jaring laba-laba terlihat sama di mana pun kita melihatnya. Padahal, laba-laba sendiri bisa mengeluarkan empat jenis jaring yaitu jaring yang halus dan tipis yang sering kita lihat. Jaring yang tebal, jaring yang lengket dan terakhir jaring yang tidak lengket.Ā 

  2. 2. Jaring laba-laba memiliki banyak fungsi

    unsplash.com/Dev Leigh
    unsplash.com/Dev Leigh

    Selain menggunakannya untuk menangkap mangsa, jaring laba-laba juga memiliki banyak fungsi di antaranya membantu laba-laba berpindah dari satu tempat ke tempat lain, berkomunikasi dengan laba-laba di sekitarnya dengan meninggalkan jejak jaring.

    Laba-laba jantan juga membuat jaring untuk menandai wilayahnya, dan laba-laba betina membuat jaring untuk mengirim sinyal bahwa mereka sudah siap untuk kawin. Terakhir para laba-laba betina juga melindungi telur dengan menutupinya menggunakan jaring yang dia buat.

  3. 3. Ketika lapar, tidak jarang laba-laba memakan jaringnya sendiri

    unsplash.com/James Wainscoat
    unsplash.com/James Wainscoat

    Membangun rumah bukanlah sesuatu yang mudah bagi kita. Hal yang sama juga dirasakanĀ oleh para laba-laba. Ketika membangun sarang yang besar, para laba-laba seringkali merasa kelelahan. Untuk mengembalikan energinya, para laba-laba akan memakan kembali jaring yang sudah dia keluarkan.

    Faktanya jaring laba-laba terbuat dari protein cair, tapi karena terpengaruh dengan temperatur udara, protein yang tadinya cair berubah jadi kaku dan berbentuk seperti benang putih yang sering kita lihat. Dan karena bahan utamanya protein, jaring-jaring ini jadi aman dikonsumsi kembali oleh laba-laba.Ā 

  4. 4. Meski kelihatan lemah, jaring laba-laba ternyata lebih kuat dari rompi anti peluru

    flickr.com
    flickr.com

    Meski ukurannya kecil, tapi tidak semua laba-laba menghasilkan jaring yang lemah. Laba-laba dengan nama Caerostris Darwini contohnya. Laba-laba yang berasal dari Madagaskar ini memiliki jaring yang dua kali lebih kuat dari jaring laba-laba lainnya. Yang lebih mencengangkannya lagi, jaring laba-laba Caerostris Darwini juga enam kali lebih kuat dari Kevlar yang merupakan bahan utama dalam pembuatan rompi anti peluru.Ā 

  5. 5. Tidak semua laba-laba membuat jaring meski mereka bisa

    unsplash.com/Jonathan Lewczuk
    unsplash.com/Jonathan Lewczuk

    Pada dasarnya semua laba-laba bisa menghasilkan jaring yang berfungsi untuk menangkap mangsa, tapi tidak semua laba-laba mau melakukannya. Laba-laba seperti tarantula misalnya. Berbeda dengan jenis laba-laba lain, tarantula tidak pernah mau repot-repot membangun jebakan untuk mangsa. Alih-alih bekerja keras membuat jaring besar, tarantula lebih suka merangkak kesana-kemari dan memanjat pohon untuk menangkap mangsa dan memakannya di tempat.

  6. 6. Bukan hanya putih, laba-laba juga bisa menghasilkan jaring emas

    bugguide.net/
    bugguide.net/

    Kebanyakan jaring laba-laba yang kita temui biasanya berwarna putih. Tapi tahukah kamu, kalau ada satu jenis laba-laba yang bisa menghasilkan jaring berwarna emas?

    Mereka adalah laba-laba Nephila. Berbeda dengan laba-laba lain, laba-laba jenis Nephila memiliki jaring berwarna emas yang akan terlihat sangat cantik ketika terkena sinar matahari. Dan hampir sama dengan jaring laba-laba Caerostris Darwini, jaring emas milik Nephila ini juga kuat bahkan sangat awet karena bisa bertahan selama bertahun-tahun.

  7. 7. Manusia belum bisa meniru jaring laba-laba

    unsplash.com/Nicholas Picard
    unsplash.com/Nicholas Picard

    Manusia memang merupakan makhluk yang cerdas, tapi kita juga harus menerima bahwa di dunia ini tidak semua hal bisa dicapai oleh manusia. Bukan hanya hal-hal besar, manusia bahkan belum mampu meniru jaring yang dibuat oleh laba-laba.

    Meski jaring dari laba-laba seperti Caerostris Darwini sangat berguna bagi manusia, tapi kita tidak bisa meniru mereka dengan membuat jaring yang hampir mirip. Ini karena jaring laba-laba memiliki struktur molekul yang terlalu rumit untuk dipahami oleh manusia.

    Kamu juga tidak bisa mengumpulkan terlalu banyak laba-laba atau berternak laba-laba hanya untuk mengambil jaringnya karena bagaimana pun mereka adalah hewan predator yang bisa berbahaya bagi manusia terutama jika jumlahnya terlalu banyak.Ā 

  8. 8. Bukan hanya di darat, laba-laba juga membuat jaring dibawah air

    pinterest.com
    pinterest.com

    Disaat semua jenis laba-laba hidup di darat, laba-laba bernama Argyroneta Aquatica justru menghabiskan hampir seluruh hidupnya di dalam air. Untuk bisa bernafas di dalam air, laba-laba ini membuat sebuah jaring berbentuk lonceng yang mampu menangkap oksigen disekitarnya dan membuat laba-laba ini bisa bernafas di dalam air.

    Selain untuk bernafas, lonceng ini juga menjadi rumah di mana laba-laba Argyroneta Aquatica bisa bernafas, memangsa, kawin, sekaligus bertelur dan membesarkan anak-anaknya.

    Itulah fakta mengenai jaring laba-laba, tak selemah yang kamu kira ya!

    Ā 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Lia
EditorLia

Related Articles

See More