Pendukung Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan calon wakil presiden Partai Progresif Demokratik (DPP) William Lai menghadiri reli kampanya menjelang pemilihan presiden di Taoyuan, Taiwan, pada 8 Januari 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Tyrone Siu
Dalam pidato kemenangannya yang dikutip Focus Taiwan, Tsai berterima kasih karena rakyat "memilih nilai-nilai demokratis dan progresif, serta memilih jalan reformasi dan persatuan". Dengan ini ia seperti ingin menegaskan bahwa hasil Pemilu kian memperjelas Taiwan takkan bisa disamakan dengan Tiongkok.
Tsai menekankan pemerintahannya akan "terus bekerja untuk menjaga keamanan negara dan mempertahankan kedaulatan" Taiwan. Ia tak lupa menyinggung Tiongkok yang menekan adanya model one country, two systems untuk Taiwan, meski ia kembali menegaskan bahwa itu "sama sekali tidak bisa diterima".
"Di hadapan niat Tiongkok untuk secara sepihak mengubah status quo lintas selat, Taiwan tak punya pilihan lain tapi terus menguatkan mekanisme pertahanan demokrasi kita, serta menetapkan kapabilitas pertahanan nasional yang bisa memastikan keamanan di Selat Taiwan," katanya.