Nitro Zeus disinyalir melibatkan ribuan personal militer dan intelejen Amerika. Proyek ini bahkan menghabiskan dana yang nilainya mencapai puluhan juta dolar AS. Dana tersebut disiapkan untuk menanam perangkat elektronik di jaringan komputer Iran dalam rangka menyiapkan medan perang. Secara terpisah, intelejen Amerika juga mengembangkan rencana serangan cyber lain yang dirancang untuk melumpuhkan fasilitas pengayaan nuklir Fordo milik Iran di pegunungan dekat kota Qom.
Popularitas dari Nitro Zeus ini juga cukup banyak diperbincangkan di sejumlah negara Eropa. Bahkan menjadi salah satu topik yang diangkat dalam film dokumenter berjudul “Zero Days”. Film ini nantinya akan ditayangkan di Berlin Film Festival. Film tersebut menampilkan sebuah ketegangan yang terjadi antara Iran dan negara-negara barat sebelum tercapainya perjanjian soal nuklir.
Di sisi lain, badan intelijen Amerika saat ini tengah melakukan persiapan untuk melumpuhkan kawasan pengayaan nuklir Fordo. Kawasan yang terletak di pegunungan di Kota Qum ini akan diserang lewat sebuah operasi terselubung. Diharapkan dengan serangan ini akan mampu memberikan efek yang signifikan tanpa menciptakan sebuah konflik apapun.
Operasi Nitro Zeus adalah lanjutan dari serangan "Olympic Games". Sebuah nama sandi serangan cyber oleh Amerika dan Israel yang mampu menghancurkan 1.000 sentrifugal nuklir dan mampu menghentikan produksi nuklir di Natanz. Tempat ini dulunya adalah sebuah tempat fasilitas nuklir Iran yang konon lebih besar dari Fordo.