Istanbul, IDN Times - Keputusan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk menayangkan potongan video penembakan di dua masjid di Christchurch selama beberapa kali menuai kritik dari pemerintah Selandia Baru.
Seperti dilaporkan RadioNZ, Menteri Luar Negeri Winston Peters mengatakan dalam konferensi pers pada Senin (18/3) bahwa apa yang dilakukan Erdogan tersebut bisa membahayakan warga Selandia Baru di luar negeri.
