Moscow, IDN Times - Aleksei A Navalny bukan nama asing di Rusia. Ia merupakan pemimpin oposisi yang paling vokal mengkritik pemerintahan Presiden Vladimir Putin. Pada 2018 lalu, Kremlin sampai melarang aktivis anti-korupsi itu menjadi penantang Putin dalam Pemilu dengan alasan ia pernah tersandung kasus penyuapan. Pendukung Navalny yang berjumlah tak sedikit menduga ada motif politik di balik penjegalannya.
Pada Senin (2/12), Navalny kembali menjadi perbincangan di negaranya. Ini karena ia mengunggah sebuah video berdurasi 29 menit di YouTube yang isinya menyoroti kisah asmara reporter TV pemerintah, Nailya Asker-Zade, dengan chairman bank terbesar kedua milik Rusia, Andrey L. Kostin. Videonya pun langsung trending di Rusia.
