Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemerintah India Gelontorkan 12 Triliun Rupiah Lebih Hanya Untuk Dua Patung!

Bung Karno pernah mengeluarkan ungkapan 'jas merah' yang merupakan singkatan dari 'jangan sekali-sekali melupakan sejarah'. Artinya, kita sebagai bangsa diharamkan untuk tidak menghormati orang-orang yang menjadi pahlawan bagi negara.

Namun, di India, pemerintah Narendra Modi nampaknya sangat bersemangat dalam menghormati pahlawan sampai menghabiskan dana lebih 12 triliun rupiah hanya untuk membangun patung mereka.

Salah satu patung akan jadi kandidat patung tertinggi di dunia.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161227/statue-of-unity-2c7111102d79e32c231d5b66a029ba6a.jpg

Pemerintah India berniat membangun patung untuk pemimpin Kekaisaran Maratha di abad 16, Chhatrapati Shivaji. Pada akhir pekan lalu Perdana Menteri Narendra Modi terbang ke Mumbai untuk acara peletakan batu pertama patung tersebut.

Pembangunan patung Chhatrapati dikabarkan akan menelan biaya sebesar 7,1 triliun rupiah. Patung tersebut direncanakan memiliki tinggi 192 meter dan akan menjadi patung tertinggi di dunia. Saat ini, patung tertinggi di dunia adalah patung Buddha di Myanmar yang mempunyai tinggi 115,8 meter.

Pemerintah India juga membangun patung kedua yang menelan biaya sebesar 5,8 triliun rupiah.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161227/https-2f2fblueprint-api-productions3amazonawscom2fuploads2fcard2fimage2f3290172fa66fa689-c678-47f3-8339-6cb9732752a5-d0289fc052c18f963aa5c153a3faf788.jpg

Patung kedua yang sedang dibangun pemerintah India adalah patung Sardar Vallabhbhai Pater yang merupakan Wakil Perdana Menteri pertama India. Tingginya sekitar 182 meter dan diperkirakan menelan biaya sebesar 5,8 triliun rupiah.

Rakyat India protes karena pemerintah membuang-buang uang pajak untuk mendirikan patung.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161227/imrs-f3605dea0560aba9df506d5f23c81848.jpg

Ada lebih dari 30.000 orang yang telah menandatangani petisi dengan harapan bisa menghentikan rencana pemerintah. Mereka menilai pemerintah membuang uang pajak untuk sesuatu yang tak bermanfaat saat semestinya pemerintah memperbaiki sektor pendidikan, infrastruktur, maupun pangan. Rakyat pun ingin pemerintah mencari cara yang lebih bijak jika ingin mengenang pahlawan.

Share
Topics
Editorial Team
Rosa Folia
EditorRosa Folia
Follow Us

Latest in News

See More

Magna voluptas voluptates soluta mollit reprehenderit amet commodi l

07 Jan 2026, 15:05 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews