Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Karena Mengungkap Anggota DPR Setya Novanto, Najwa Shihab Dipolisikan

Keberhasilannya mengungkapkan identitas anggota DPR yang diduga mencatut nama Presiden dan Wapres membuat nasib Najwa Shihab terancam. Bahkan dia diancam akan dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan).

Dikutip Tribunnews.com,(20/11), Ketua Umum PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), Margiono langsung angkat bicara bahwa Najwa justru sebaiknya diberi penghargaan, bukannya malah dilaporkan ke polisi.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151120/na-trub-6d71e6b3427739cf88e8c1a76f393bd2.jpg

Menurutnya, tidak ada unsur pidana yang dilanggar. Selain itu juga tidak ada unsur kejahatan sama sekali. Hal ini diungkapkan oleh Margiono dalam talkshow yang dilakukannya di JakTV. Dia juga menambahkan bahwa yang dilakukan oleh Najwa adalah pekerjaan jurnalisitik yang sudah sesuai dengan nilai-nilai dasar jurnalistik dan kode etik.

Najwa adalah tokoh yang sukses melakukan kewajibannya dalam memberikan informasi yang transaparan kepada publik. Sehingga masyarakat bisa mengetahui fakta yang sebenar-benarnya. Bukan rumor belaka, jika ternyata Najwa merupakan wartawan pertama yang mampu mengungkap orang yang dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said ke MKD adalah Ketua DPR Setya Novanto.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151120/na-mediaindonesia-612c877926eddab44d1037263e61fe20.jpg

Najwa melakukan wawancara langsung dengan Sudirman. Dia memperjelas persoalan yang terjadi saat ini dan memperjelas bahwa masalah tersebut seharusnya memang perlu diketahui oleh publik. Inilah yang membuat Margiono menganggap bahwa Najwa sebaiknya diberi penghargaan, bukannya diberi hukuman.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151120/na-kompasia-6c8349f72416301cbc43e958c5835bce.jpg
Share
Topics
Editorial Team
Rizal
EditorRizal
Follow Us

Latest in News

See More

Magna voluptas voluptates soluta mollit reprehenderit amet commodi l

07 Jan 2026, 15:05 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews