Hong Kong, IDN Times - Pemerintah Hong Kong berencana mengesahkan pelarangan rokok elektrik atau yang juga dikenal dengan vape. Langkah tersebut sebetulnya sudah menjadi wacana sejak sekitar Oktober tahun 2018 ketika pemimpin Hong Kong Carrie Lam Cheng Yuet-ngor mengumumkan rencana kebijakannya.
Sejak saat itu, publik berdebat soal apakah pelarangan produksi, penjualan hingga konsumsi vape masuk akal serta darurat untuk dilakukan. Apalagi, pemerintah tidak menyinggung soal pelarangan rokok tembakau meski ini lebih membahayakan daripada vape.
