Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un meninjau uji sistem peluncuran roket ganda super besar dalam gambar tanpa tanggal yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) pada 28 November 2019. ANTARA FOTO/KCNA via REUTERS
Saking ambisiusnya, kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa Kim Jong-un bercita-cita mengubah area tersebut menjadi wilayah "terkaya" di Korea Utara. Samjiyon, menurut Pyongyang, adalah bentuk perlawanan terhadap sanksi internasional yang dipimpin Amerika Serikat.
Di hari yang sama, Korea Utara juga kembali mengingatkan soal tenggat waktu bagi Washington untuk mengubah "kebijakan bermusuhan" sudah dekat. Korea Utara mengatakan terserah Amerika Serikat untuk memutuskan apa "kado Natal" yang ingin diberikan.
Ri Thae Song, Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, mengatakan melalui KCNA bahwa negaranya "telah melakukan yang terbaik dengan keteguhan hati maksimal untuk tak mundur dari langkah-langkah penting yang telah diambil".
Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb