Jakarta, IDN Times - Pengadilan Iran mengatakan telah menahan beberapa orang yang diduga menembak jatuh pesawat Boeing milik Ukrainaian International Airlines hingga menewaskan 176 orang. Pengumuman itu disampaikan oleh media milik Pemerintah Iran pada Selasa (14/1). Seperti dikutip harian Inggris, The Guardian, pengumuman soal penahanan beberapa orang dilakukan usai Presiden Iran, Hassan Rouhani menyerukan agar segera dibentuk pengadilan khusus untuk melakukan penyelidikan soal jatuhnya pesawat tujuan Tehran - Kyiev yang terjadi pada (8/1) lalu.
Juru bicara Pengadilan Iran, Gholamhossein Esmaili, mengatakan penyelidikan secara intensif telah dilakukan dan beberapa orang telah ditahan. Namun, Gholamhossein tidak mengungkap identitas atau berapa jumlah orang yang ditahan.
Lalu, apa langkah dari pemerintah yang warganya telah menjadi korban tewas dalam pesawat tersebut?
