Yerusalem, IDN Times - Situasi di Jalur Gaza kembali memanas menyusul kematian pemimpin kelompok Jihad Islam asal Palestina, Baha Abu al-Atta, dalam serangan udara yang dilakukan oleh militer Israel pada Selasa (12/11). Dilansir dari Haaretz, sesaat setelahnya, Jihad Islam dan Hamas menyatakan niat untuk membalas dendam.
Kemudian, serangkaian roket diluncurkan dari Gaza ke Israel. Ini mengaktifkan sirene di sejumlah titik di Israel. Menurut pernyataan militer setempat, ada sekitar 200 roket yang diluncurkan oleh kelompok tersebut dan 20 di antaranya berhasil diintersep oleh sistem pertahanan rudal Kubah Besi (Iron Dome).
