Beirut, IDN Times - Ribuan demonstran kembali turun di kota-kota besar Lebanon pada hari Minggu (17/11) untuk menandai satu bulan protes terhadap pemerintah yang dianggap gagal memperbaiki krisis ekonomi. Situasi sendiri kian parah akibat mundurnya mantan Menteri Keuangan Mohammad Safadi dari bursa calon perdana menteri.
Dilansir oleh kantor berita Reuters, keputusan tersebut diambil Safadi pada Sabtu (16/11) silam, dengan alasan akan sangat sulit membentuk kabinet "yang harmonis" dan yang didukung oleh semua partai. Nama politisi 75 tahun itu mengemuka sejak Kamis (14/11) setelah dikabarkan mengantongi dukungan dari tiga partai besar.
