Wacana pemindahan ibukota ke wilayah lain sebetulnya sudah ada sejak masa presiden Soekarno. Isu tersebut pun kembali mencuat di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Bahkan, ide tersebut nampaknya akan segera menjadi kenyataan usai adanya perbincangan antara Jokowi dengan Kepala Bappenas/Menteri PPN, Bambang Brodjonegoro.
Mengutip dari Liputan6.com, (7/7), salah satu alasan kenapa ibu kota negara harus segera dipindah adalah karena ketersediaan lahan di Jakarta yang tak lagi memadai. Terkait mengenai lokasi spesifik ibukota baru masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Menurut Bambang, kemungkinan besar calon ibukota baru tersebut adalah Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Ide pemindahan ibukota dari Jakarta ke Kalimantan pun ditanggapi positif oleh para pakar properti. Country Manager Rumah.com, Wasudewan menilai Palangkaraya adalah daerah yang anti gempa, banyak tanah kosong, dan menunjuang pengembangan infrastruktur dan administrasi baru. Namun, salah satu isu utama yang harus diwaspadai oleh pemerintah adalah menjamurnya spekulan tanah yang dengan seenak hati menaikkan harga tanah di lokasi tersebut.
