Kota Tasikmalaya, IDN Times - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah XII dan XIII Provinsi Jabar menggelar workshop antiradikalisme di Hotel Santika, Kota Tasikmalaya, Kamis (5/12).
Workshop yang dihadiri 1.000 peserta yang terdiri atas siswa SMA/SMK/SLB, kepala sekolah, pengawas sekolah dan, perwakilan orangtua siswa itu bertujuan mencegah masuknya radikalisme ke satuan pendidikan atau sekolah-sekolah di Jabar.
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, kesepakatan dan pemahaman bersama tentang Indonesia perlu dibangun guna menjadi tameng masuknya radikalisme sekaligus memperkuat persatuan anak bangsa.
“Oleh karena itu, kita harus membuat dulu kesepakatan bahwa kita tidak mau diadu domba. Kita ambil kesepakatan agar kita tidak saling bertengkar. Saya titip kepada adik-adik yang hari ini hadir dan juga kepada para kepala sekolah, satukan dulu pemahaman Indonesia, satukan dulu pemahaman Jawa Barat agar jangan mau diadu domba,” ujarnya.
