Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
(IDN Times/Bagus F)
(IDN Times/Bagus F)

Jakarta, IDN Times - Provinsi Jawa Timur tengah dilanda bencana banjir hebat pasca hujan deras mengguyur pada Jumat (27/12). Hujan deras turun sejak pukul 15:00 WIB. Salah satu area yang terendam air hujan adalah Kabupaten Madiun. 

Saat hujan turun lima desa dilaporkan sudah terendam air dengan ketinggian air 40-90 centimeter. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kemudian memberikan perkembangan pemantauan bencana di wilayah Jatim. Sesuai data per tanggal 27 Desember 2019 pukul 24.00 WIB, BNPB mendapatkan informasi area yang terendam banjir bukan saja di Madiun namun juga di Kota Malang. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Banjir luapan terjadi di Kabupaten Madiun, dikabarkan air surut dengan cepat

(Istimewa)

BNPB melaporkan, banjir luapan terjadi di Kabupaten Madiun. Awalnya, hujan turun dengan cukup deras sehingga debit air pun meluap.

Pantauan intensif pergerakan air di Desa Nglambangan, RT 01 dan 02 RW 01, Kecamatan Wungu, Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri dan Desa Tempursari Kecamatan Wungu pun dilakukan oleh BPBD, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB), Polri, Bagana dan Tagana.

Luapan air tersebut berdampak kepada Desa Nglambangan, RT 01 dan 02 RW 01, Kecamatan Wungu walaupun tidak sampai masuk di rumah warga. Kondisi saat ini air sudah berkurang 40cm.

Lalu, BNPB juga melaporkan luapan air berdampak ke Desa Pojok Ngadirejo Kecamatan Wonoasri dengan ketinggian air mencapai 80 sampai 90cm di ruas jalan. Melalui pantauan BPBD, air tersebut tidak sampai masuk ke rumah warga.

Luapan air juga berdampak ke Desa Tempursari, Kecamatan Wungu dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 50 centimeter di ruas jalan. Air juga dilaporkan tidak masuk ke rumah warga.

BNPB melaporkan, ketinggian air genangan dari luapan air turun dengan cepat dan pada Jumat pukul 24.00 WIB air pun surut.

2. Dua pohon setinggi 23 meter dan 18 meter tumbang di Kota Malang

(IDN Times/Bagus F)

BNPB melaporkan, terjadi pohon tumbang di Jalan Istana Dieng, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Jumat (27/12) sore. Pohon tersebut berjenis Ketapang dengan tinggi 23 m dan diameter 40 centimeter. 

Selain itu, terdapat pohon Kecrutan dengan tinggi kurang lebih 18 meter dan diameter 25 centimeter tumbang. Akibat pohon tumbang tersebut ruas jalan perumahan di Jalan Istana Dieng 1 RT.01 RW.07 pun tertutup dan menyebabkan aktivitas warga sekitar terganggu.

3. Hujan deras sebabkan tanah longsor dan banjir di Kabupaten Tulungagung

Ilustrasi longsor (IDN Times/Istimewa)

BNPB juga melaporkan, akibat hujan deras tanah longsor dan banjir genangan menimpa Kabupaten Tulungagung pada Jumat sore. Hujan deras tersebut terjadi selama dua setengah jam lamanya. Sampai saat ini, akibat tanah longsor tersebut, 70 persen akses jalan penduduk dengan ukuran 20 meter kali 50 meter pun tertutup.

Wilayah yang mengalami tanah longsor yaitu, Dukuh Baraan, Dusun Sukorejo, Desa Geger dan Dusun Watuwayang, Desa Tugu, Kecamatan Sendang. Selain itu, banjir genangan terjadi di Desa Babatan Karangrejo. Akibatnya, rumah serta akses jalan warga pun terendam banjir.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Editorial Team