Timses Anies Sandi Sebut Debat di Kompas TV Tak Taat Etika

Tim sukses calon Gubernur nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno buka suara atas ketidakhadiran kandidat mereka dalam debat di Kompas TV, Ahad (2/4) semalam. Anies menuding bahwa debat yang dipandu oleh jurnalis, Rosiana Silalahi tersebut tak taat etika. Debat itu sendiri akhirnya berubah format karena hanya diikuti oleh pasangan nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat.
Tim sukses salahkan stasiun televisi.

Dikutip Tempo.co, (3/4), Wakil Ketua Tim Media Anies-Sandi Naufal Firman Yursak mengatakan bahwa acara itu agak janggal. Sebab, iklan tentang debat tersebut secara sepihak terus diiklankan oleh Kompas TV.
Sebelumnya, timses Anies-Sandiaga telah mengkonfirmasi pada tanggal 27 Maret 2017 bahwa yang hadir dalam debat tersebut nantinya hanyalah Sandiaga Uno. Akan tetapi, Rosi masih mengiklankan debat tersebut sebagai "Pertama Kali Kedua Pasangan Calon Bertemu dalam Putaran Kedua". Artinya baik itu Anies-Sandiaga dan Ahok-Djarot semuanya akan hadir.
Hal inilah yang menurut Naufal tidak sesuai dengan fakta. Dia pun mengatakan bahwa pengiklanan acara ini tidak benar dan cenderung mengarah ke tidak patuh pada etika.
Debat di TV dianggap sebagai sarana untuk memperuncing suasana.

Selain menyatakan bahwa acara tersebut tidak taak etika, Naufal juga menilai bahwa acara debat harusnya berfokus pada adu gagasan, bukan adu sorak antarpendukung. Dia ingin acara tersebut berfokus pada mendiskusikan masing-masing program para kandidat, bukannya malah memperkeruh suasana.
Tidak memenuhi syarat yang diajukan Sandiaga Uno.

Tim Anies-Sandiaga juga sebelumnya telah mengajukan syarat bahwa acara ini cukup dihadiri 30-50 undangan non pendukung kandidat saja. Namun, pihak Rosi menolak permintaan tentang undangan terbatas tersebut dan menegaskan bahwa program ini akan jalan terus.
Karena tidak ada kesepakatan antara kedua belah pihak, maka Sandiaga jelas tidak bisa menghadiri acara tersebut. Namun faktanya, acara Rosianna tetap saja mengiklankan bahwa dua pasang calon akan hadir.

.png)

















