Jakarta, IDN Times - Menteri Politik, Hukum, dan Hak Asasi Manusia (Menkopohukam) Wiranto diserang dengan cara ditusuk oleh orang tidak dikenal. Penyerangan ini terjadi setelah ia meresmikan universitas di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10).
Atas serangan ini, Wiranto menderita dua luka tusuk.
"Untuk Pak Wiranto ada dua tusukan di perut," ujar Direktur Utama RSUD Berkah
Pandeglang Firman.
Tidak hanya Wiranto, ajudan Wiranto, Kapolsek Menes, dan seorang pegawai Universitas Mathla'ul Anwar juga terkena tusukan.
Sebelum peristiwa ini terjadi, Wiranto mengaku dalam jumpa pers di Media Center Kemenkopolhukam pada 28 Mei lalu bahwa ia beserta beberapa pejabat negara lainnya mendapat ancaman pembunuhan.
Berikut rangkuman IDN Times terkait ancaman pembunuhan Wiranto.
