Pihak penegak hukum meyakini bahwa Rizieq Shihab akan pulang ke Indonesia dengan sendirinya. Sebelumnya Ketua Front Pembela Islam (FPI) ini tidak hadir dalam pemanggilan yang dilakukan pihak kepolisian. Diketahui, Rizieq malah pergi ke Arab Saudi untuk melakukan umrah. Tetapi, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Syafruddin menegaskan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan interpol untuk memanggil paksa Rizieq pulang ke tanah air.
Namun, seperti diberitakan Kompas.com, (26/5), Syafruddin mengatakan pemanggilan paksa merupakan cara terakhir apabila Rizieq benar-benar tidak memenuhi panggilan dari pihak berwajib. Pasalnya, keterangan dari Rizieq sangat diperlukan untuk mengusut tuntas kasus chat bermuatan pornografi yang terlanjur tersebar di internet.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto juga menambahkan bahwa pihaknya sudah berkali-kali meminta kepada Rizieq untuk menjalani proses hukum yang ada di Indonesia.
