Syaikhu Siap Mundur dari DPR Demi Kursi Wagub DKI, Ini Reaksi Gerindra

Jakarta, IDN Times - Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu baru saja dilantik sebagai anggota DPR RI 2019-2024, padahal namanya menjadi salah satu dari dua kader PKS yang diusung PKS-Gerindra sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Meski baru dilantik, Syaikhu menyatakan siap mundur dari Senayan apabila dirinya dipilih DPRD DKI Jakarta sebagai wagub pengganti Sandiaga Uno.
1. Syaikhu sudah benar

Wakil Ketua DPD Gerindra Jakarta, Syarif menilai sikap Syaikhu sudah dalam koridor yang benar. Sebab, menurutnya tidak ada aturan yang mewajibkan calon wakil gubernur harus mundur dari jabatannya.
"Yang diatur adalah orang tidak boleh rangkap jabatan. Kan belum jabat, baru mau nyalon," kata Syaikhu saat dihubungi, Selasa (2/10).
2. Kurang mencermati etika politik

Syarief menilai mantan Wali Kota Bekasi itu kurang mencermati etika politik dengan sikapnya yang seperti itu.
"Etika politiknya kurang dicermati. Masa ke sini gak dapat ke sana yang dicari, ke sana gak dapat ke sini yang dicari, itu maksud saya," katanya.
3. Syaikhu siap mundur

Sebelumnya, Syaikhu menegaskan bahwa statusnya tetap sebagai calon wakil gubernur yang diusung PKS-Gerindra meski dirinya telah dilantik sebagai anggota DPR RI. Ia pun menyatakan siap mundur bila dipilih DPRD DKI Jakarta sebagai pengganti Sandiaga Uno.
"Kalau memang (DPRD DKI Jakarta) serius, dibahas dan saya harus maju dan partai memerintahkan saya di DKI saya tinggal mundur (sebagai anggota DPR RI)," kata Ketua DPW PKS Jawa Barat ini.



















