Jakarta, IDN Times - Status demokrasi di seluruh dunia mengalami penurunan. Salah satu indikatornya adalah dibatasinya kebebasan berekspresi, khususnya di media sosial yang merupakan bagian dari mediumnya. Menurut Freedom House , serangan terhadap penyampai kritik dan jurnalis di berbagai negara semakin merajalela dalam enam tahun terakhir.
Situasi yang sama terjadi di Indonesia yang mendapatkan skor 51 dari 100. Otoritarianisme digital yang umumnya terjadi di negara-negara seperti Tiongkok dan Iran, mulai merambah ke Indonesia. Organisasi think-tank yang berkantor pusat di Washington DC itu menyebut, pembatasan berekspresi itu bentuknya antara lain pemblokiran situs dan sensor konten oleh pemerintah.
