Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

SBY Rela Disalahkan Atas Kasus Jiwasraya, Ini Tanggapan Istana

Presiden Joko Widodo saat meninjau wilayah perbatasan di Kalimantan Utara, Kamis (19/12). (Dok. Biro Pers Kepresidenan)
Presiden Joko Widodo saat meninjau wilayah perbatasan di Kalimantan Utara, Kamis (19/12). (Dok. Biro Pers Kepresidenan)

Jakarta, IDN Times - Staf Khusus Presiden Joko "Jokowi" Widodo, Dini Purwono, menanggapi pernyataan Staf Pribadi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Darmawan. Dalam cuitan Ossy di akun Twitter-nya @OssyDermawan, ia menyinggung bahwa SBY mau bertanggung jawab soal PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) apabila tidak ada yang mau tanggung jawab.

Menyoal pernyataan itu, Dini pun mengatakan bahwa Presiden Jokowi tidak bermaksud menyalahkan siapapun dalam kasus Jiwasraya. Sebelumnya, Jokowi memang sempat mengatakan kasus Jiwasraya sudah ada sejak 10 tahun lalu, dimana itu adalah masa pemerintahan SBY.

1. Istana katakan Jokowi tak bermaksud salahkan pihak siapapun

Presiden Jokowi saat peresmian TPA Manggar di Balikpapan pada 18 Desember 2019 (IDN Times/Mela Hapsari)
Presiden Jokowi saat peresmian TPA Manggar di Balikpapan pada 18 Desember 2019 (IDN Times/Mela Hapsari)

Dini mengungkapkan, Jokowi tak menyalahkan siapa-siapa terkait kasus Jiwasraya. Menurut Dini, Jokowi hanya menyampaikan fakta bahwa masalah Jiwasraya sudah terjadi sejak lama.

"Bahwa ini adalah masalah yang cukup kompleks dan karenanya membutuhkan waktu untuk penyelesaiannya," ucap Dini saat dihubungi wartawan, Jumat (27/12).

2. Istana sebut Jokowi telah meminta Erick dan Sri Mulyani selesaikan kasus Jiwasraya

IDN Times / Auriga Agustina
IDN Times / Auriga Agustina

Dini juga menambahkan, terkait kasus Jiwasraya, Jokowi sudah memerintahkan menteri terkait seperti Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani untuk menyelesaikan permasalahan.

"Untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mencari solusi atas isu Jiwasraya ini, sekaligus juga perbaikan sistem ke depan," tutur Dini.

3. SBY singgung akan bertanggung jawab soal Jiwasraya bila tak ada yang mau

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (IDN Times/Irfan fathurohman)
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (IDN Times/Irfan fathurohman)

Dalam akun Twitter Ossy, ia mengatakan SBY akan bertanggung jawab atas kasus Jiwasraya bila memang tak ada yang mau menyelesaikannya. Hal itu disampaikan SBY saat menerima sejumlah tamu di kediamannya.

"Dengan tenang SBY menjawab: Kalau di negeri ini tak satupun yang mau bertamggung jawab tentang kasus Jiwasraya, ya... salahkan saja masa lalu," tulis Ossy meniru ucapan SBY.

4. SBY mengaku rela disalahkan soal kasus Jiwasraya

Twitter/@SBYudhoyono
Twitter/@SBYudhoyono

Kemudian, SBY melanjutkan dengan mengatakan bahwa yang diketahui rakyat adalah krisis Jiwasraya besar pada dua tahun terakhir ini, 2018 dan 2019. SBY melanjutkan, jika tak ada yang mau bertanggung jawab, semua pihak bisa menyalahkan pemerintahan di tahun 2006, yakni saat masa pemeritahannya.

"Jika ini pun tak ada yang bertanggung jawab, ya sudah, salahkan saja tahun 2006. Para pejabat tahun 2006 juga masih ada, mulai dari saya, Wapres JK, Menkeu Sri Mulyani, Menteri BUMN dan lain-lain. Tapi, tak perlu mereka harus disalahkan," ujar SBY lagi.

"Saya juga dapat informasi; katanya sekarang banyak BUMN (termasuk sejumlah bank) yang bermasalah. Mulai dari keuangan yang tak sehat, utang yang sangat besar sampai dengan dugaan penyimpangan (melanggar aturan). Kalau begini, jangan-jangan saya lagi yg disalahkan. Begitu respons SBY," tutup Ossy di cuitan akhirnya.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Share
Topics
Editorial Team
Teatrika Handiko Putri
EditorTeatrika Handiko Putri
Follow Us

Latest in News

See More

Gempa Hari Ini 27/12/2025 bermagnitudo 5.8 di ENGGANO-BENGKULU

27 Des 2025, 08:15 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews