Salut! Petugas Medis Sigap Menolong Massa Terpapar Gas Air Mata

Jakarta, IDN Times - Bentrokan antara pelajar dengan aparat kepolisian dalam aksi demonstrasi berujung ricuh masih terus berlangsung di kawasan Slipi menuju Pejompongan, Senin (30/9). Satu per satu massa aksi mulai tumbang.
Sejumlah peserta aksi yang tidak sanggup berjalan akibat terkena gas air mata langsung dievakuasi ke SPBU Pejompongan.
Petugas medis yang mengenakan pita putih dengan lambang palang merah segera membantu korban yang dibopong ke titik evakuasi. Bermodalkan odol di bawah mata serta masker menutupi mulut untuk menahan perih akibat gas air mata, petugas medis itu berteriak meminta kerumunan massa untuk mundur memberikan ruang.
"Oksigen woi, mana oksigen."
"Kasih ruang, ini temen lu harus ditolong."
"Air putih mana, buruan sini air putih."
Demikian seruan para petugas medis kepada demonstran.
Atas instruksi salah satu petugas medis, massa aksi akhirnya mengkoordinir rekan-rekannya untuk membuat lingkaran besar. Demonstran yang tumbang dibawa ke tengah lingkaran untuk mendapat perawatan.
"Yang gak berkepentingan jangan di sini. Kasih ruang buat teman-teman kalian bernapas," kata seorang petugas medis sembari membubarkan kerumunan massa.



















