Jakarta, IDN Times - Akibat menunggak kerugian yang cukup besar, Sriwijaya Air akan memangkas rute-rute yang berpotensi merugikan sebagai upaya untuk menghemat biaya operasional (cost recovery), ditambah dengan adanya pemberlakuan diskon tarif batas atas (TBA).
"Kami akan analisis terus, kalau ini mengganggu performance keuangan perusahaan, akan ditunda atau diberhentikan dulu. Kami cari rute-rute mana yang bisa menggantikan," kata Direktur Utama Sriwijaya Air Joseph Adrian Saul di Jakarta, Selasa (28/5) malam, seperti dikutip dari Antara.
