Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Quick Count Lembaga Survei Kedai Kopi Tak Tuntas 100 persen, Kenapa?

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Jakarta, IDN Times - Kinerja Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi) dalam Pemilu serentak kali ini tidak seperti tahun-tahun biasanya, lantaran update Quick Count Kedai Kopi cenderung melambat.

Suara masuk terakhir terhenti di angka 75,15 persen padahal di tahun-tahun sebelumnya quick count hari pertama bisa mencapai angka 100 persen. Berdasarkan data terakhir lembaga survei tersebut, Joko 'Jokowi' Widodo dan Ma'ruf Amin unggul 53,42 persen, sementara Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memperoleh suara sebanyak 46,58 persen.

Menurut Direktur Eksekutif Kedai Kopi, Kunto A. Wibowo, malam ini quick count memang tidak dapat dilanjutkan karena ada beberapa kendala di lapangan, seperti masalah surat suara yang tercampur dan harus dihitung ulang lagi.

"Sebenarnya teknis bukan kesalahan fatal, tapi bagi kita yang gak bisa invest enumerator yang sampai malam hingga pagi, jadi problem bagi institusi kami," katanya di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (17/4).

Dia mencontohkan, salah satu wilayah yang terhambat oleh enumerator adalah Papua dengan 9 wilayah sampel Kedai Kopi. "Ini kan sudah malam, mereka kan bukan robot, kita harus pertimbangkan itu," jelasnya.

Selanjutnya dia mengatakan, pihaknya juga akan fokus pada penghitungan pemilihan legislatif meski tidak bisa mencapai 100 peresen.

"Walaupun sama seperti Pilpres, tidak sampai 100 persen paling tidak ada gambaran lah," tambahnya.

Dia pun mengakui, pemilihan serentak kali ini merupakan tantangan terbesar yang dialami Kedai Kopi dalam melakukan penghitungan suara.

 

Laporan: Auriga Agustina

Share
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More

Ipsa mollitia quibusdam minus et et ducimus dolore id sint velit nes

30 Jan 2026, 16:08 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews