Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gubernur DKI Anies Baswedan (IDN Times/Gregorius Aryodamar P)
Gubernur DKI Anies Baswedan (IDN Times/Gregorius Aryodamar P)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengantisipasi hujan ekstrem yang diprediksi akan mengguyur Jabodetabek pada 10 hingga 15 Januari mendatang. Anies menyebut telah menyiapkan tiga hal untuk mengantisipasi hujan ekstrem tersebut.

Lalu, apa saja antisipasi Anies menghadapi hujan ekstrem?

1. Pompa-pompa air diarahkan ke pesisir untuk mengantisipasi banjir Jakarta

(IDN Times/Gregorius Aryodamar P)

Anies mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mengecek pompa yang akan diarahkan ke pesisir. Pompa tersebut untuk mengantisipasi banjir.

“Mulai tadi pagi, pompa-pompa mobile kita diarahkan ke pesisir untuk mengantisipasi potensi air pasang. Hari ini ada potensi air pasang,” ujar Anies di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

2. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan posko-posko antisipasi banjir

Pengungsi korban banjir di Masjid KH Hasyim Asy'ari, Jakarta Barat. (IDN Times/Gregorius Aryodamar P)

Untuk langkah antisipasi banjir selanjutnya, Anies mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta sudah menyiapkan posko-posko yang melibatkan tiga unsur.

“Itu antisipasi tanggal 10-15 kita aktifkan posko-posko seluruh kelurahan melibatkan tiga unsur, pemerintah, kepolisian dan TNI, dan masyarakat,” kata dia.

3. Anies sebut Pemprov DKI akan merespons cepat ketika ada genangan air

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ikut membersihkan lumpur sisa banjir Jakarta. (IDN Times/Gregorius Aryodamar P)

Dengan semua persiapan tersebut, Anies pun menyebut bahwa Pemprov DKI Jakarta sudah siap. Salah satunya untuk menangani genangan akibat hujan deras.

“Ketika ada hujan yang mulai menghasilkan genangan kita sudah bisa langsung respons cepat,” tuturnya.

Editorial Team