Tangerang, IDN Times - Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi korban banjir di kawasan Perum Periuk Jaya Permai, Kota Tangerang, pada Jumat (3/1). Dalam kunjungan tersebut, Iriana didampingi oleh istri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Wuri Estu Handayani, berserta para istri menteri yang tergabung dalam Organisasi Solidaritas Istri era Kabinet Indonesia Maju atau disingkat Oase.
Warga di Perum Periuk Jaya Permai mengaku tidak menyangka bahwa kediamannya akan diterjang oleh banjir setinggi 1,5 meter. Mereka mengaku, adalah banjir terparah yang pernah terjadi.
Salah satu warga bernama Rati, 41, menceritakan kawasan perumahannya itu tidak pernah terkena banjir sebelummya. Biasanya, kata dia, yang terkena banjir adalah wilayah belakang perumahannya.
"Itu jam 5 sore, ibu masih nampung tetangga yang bagian belakang udah kena banjir, suruh masuk ke rumah, barangkali mau ke kamar mandi atau apa. Ibu belum prepare apa-apa, karena memang gak ngira sebesar ini sampai ke depan ke tempat saya," cerita Rati di lokasi, pada Jumat (3/1).
Triana, 61, warga lainnya mengatakan banjir itu karena tanggul di belakang perumahannya jebol. Karena rumahnya ikut terendam banjir, wanita berusia 61 tahun itu harus mengungsi di masjid perumahan.
"Ngungsi di Masjid Al Muhajirin. Ada 60 warga di lantai atas masjid tidurnya," ucap Triana.
Eris, 28, warga Kampung Pengasinan yang berada dekat perumahan itu, punya cerita lain lagi. Dia mengaku susah mendapatkan air bersih. Bahkan, ia dan keluarganya harus membeli ari galon untuk dibuat mandi, bersih-bersih, hingga minum.
"Air sama listrik mati sudah 3 hari. Mau makan aja pada susah. Gak ada bantuan. Kadang beli air galon buat mandi, buat minum," ceritanya.
Eris mengatakan, jarak rumahnya dari dapur umum cukup jauh, harus berjalan sekitar 15 menit. Eris dan keluarganya biasanya menyantap mie instan dalam kondisi darurat.
"Kemarin dikasih nasi paling satu rumah sebungkus. Paling beli di warteg, masak mie," kata dia.
Lantas, seperti apa potret lokasi tersebut usai terkena dampak banjir? Berikut IDN Times hadirkan cerita dari warga di sana.
