unsplash.com/Ian Simmonds
Heppy menjelaskan, saat tim pemadam bekerja, pekerjaan proyek peningkatan kapasitas kilang dihentikan sementara. Kilang tersebut kata Heppy, membentang sepanjang tiga kilometer di sisi barat Jalan Yos Sudarso, yang biasa disebut dengan nama lamanya, Jalan Minyak.
Selain itu, Gerbang Jalan Minyak di dekat Pelabuhan Semayang maupun Karang Anyar ditutup selama penanganan kebakaran dilakukan.
Menurut Heppy, kebakaran tersebut terjadi di ujung utara kilang. Posisi itu cukup jauh dari bagian "dapur" tempat minyak mentah, serta jauh dari tangki-tangki penampung minyak berkapasitas ribuan liter, yang nantinya akan diolah menjadi bahan bakar minyak, .
"Kami juga sudah mengunjungi masyarakat yang berada di sekitar kilang untuk memastikan masyarakat dalam keadaan aman," ungkap Heppy.
Diketahui, Kilang Balikpapan itu berkapasitas 260 ribu barel minyak jadi per hari. Kapasitas pada tahun 2023, ditargetkan naik hingga menjadi 360 ribu barel per hari.
Guna mencapai peningkatan kapasitas tersebut dan meningkatkan kualitas bahan bakar minyak yang diproduksi, maka dijalankan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) senilai US$5,3 miliar.