Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Polisi: Tewasnya Bupati Boven Digoel Tak Terkait Tindak Kriminal
    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus (IDN Times/Axel Joshua Harianja)

    Jakarta, IDN Times - Bupati Boven Digoel, Papua, Benediktus Tambonop, 44, ditemukan meninggal dunia di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (13/1) pukul 05. 30 WIB.

    Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Benediktus meninggal dunia karena penyakit jantung yang dialaminya.

    "Tidak ada indikasi tindak kriminal, dalam pengecekan fisik tidak ada sama sekali," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (14/1).

    1. Jenazah Benediktus sudah dibawa keluarganya

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus (IDN Times/Axel Joshua Harianja)

    Polisi sudah memeriksa beberapa saksi dan keluarganya. Mereka juga memastikan, Benediktus memiliki riwayat penyakit jantung. Bahkan, saat pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan obat-obat penyakit jantung yang rutin dikonsumsi Benediktus.

    "Keluarga korban juga mengatakan memang ada riwayat penyakit (jantung) yang bersangkutan. Pada saat disarankan autopsi pun, keluarga korban menolak dan membuat pernyataan. Sekarang (jenazah) sudah dibawa oleh keluarga," kata Yusri.

    2. Benediktus dinilai figur pemimpin Papua masa depan

    Sekda Pemprov Papua Hery Dosinaen. (IDN Times/Axel Jo Harianja)

    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen mengatakan, Benediktus Tambonop merupakan sosok figur pemimpin Papua ke depan.

    "Tuhan terlalu cepat memanggil Beliau," kata Hery di Jayapura, seperti dikutip dari Antara, Senin (13/1).

    3. Masyarakat Papua diimbau tak terprovokasi

    Ilustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)

    Hery pun mengimbau kepada masyarakat Papua agar tidak terprovokasi atas meninggalnya Benediktus.

    "Dengan kepergian sosok kepala daerah yang masih terbilang muda ini, seluruh masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Boven Digoel diharapkan tidak terprovokasi dan membuat kesimpulan yang dapat menyebabkan keresahan," ucap dia.

    Editorial Team

    Related Article

    artikel test breaking14 Jul 2026, 15:56 WIB
    jatim26 Mei 2026, 15:27 WIB