Makassar, IDN Times - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan kepolisian belum berhasil mengungkap pelaku teror di rumahnya pada (9/1) lalu. Saat itu rumah Agus di Bekasi, Jawa Barat mendapat teror benda mirip bom paralon yang disangkutkan ke pagar rumah.
Teror ke rumah Agus hampir bersamaan dengan pelemparan bom molotov di rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Jakarta Selatan. Satu bom meledak hingga meninggalkan bekas terbakar di tembok, sedangkan satu lainnya masih utuh. Kini, dua bulan hampir berlalu, namun titik terang terhadap kasus tersebut belum ada.
Apakah kasus teror ini akan tenggelam sama seperti kasus teror yang menimpa pegawai KPK lainnya?
