(Ilustrasi) IDN Times/Sukma Shakti
Paman Aurell, Romi sejak awal menduga ada yang tak beres dari kematian Aurell. Kepada adiknya, Atarisa, Aurell pernah mengatakan ia kerap dipukuli oleh kakak seniornya saat berlatih. Ada pula cara pelatihan yang dinilai janggal yakni latihan cincin.
"Yaitu push up di aspal dengan cara tangan mengepal, sehingga jari - jari cincin tangan menghitam," ujar Indra, paman Aurell lainnya ketika ditemui di rumah duka pada Kamis pekan lalu.
Lalu, apa langkah Polres Tangsel? Kepada IDN Times, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKP Muharam Wibisono menjelaskan, saat ini Polres Tangsel sedang menggali informasi terkait kebenaran ada atau tidaknya tindak pidana atas kematian capaska itu. Hal itu tetap mereka lakukan meskipun keluarga tidak membuat laporan.
"Polres Tangsel sedang mengumpulkan informasi terkait permasalahan ini," kata Muharam, Minggu (4/8).
Muharam menjelaskan penggalian informasi ini untuk memastikan fakta-fakta kematian Aurell dari berbagai sumber terkait. "Biar kami pastikan fakta-faktanya dulu ya, supaya berita ini tidak banyak asumsi," kata Muharam.
Muharam mengatakan apabila ditemukan ada indikasi pelanggaran tindak pidana dalam kematian Aurell, maka pihaknya memastikan akan memproses secara hukum tindak pidana tersebut, walaupun keluarga tidak membuat laporan.
"Kalau memang ada unsur pidananya maka akan ada proses hukum," kata Muharam.