Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Penerbit Akan Ganti Uang Pembeli Buku "Aku Berani Tidur Sendiri"

Fitria Chakrawati penulis buku berjudul "Aku Berani Tidur Sendiri" langsung mendapatkan sorotan setelah buku yang ditulisnya tersebut mengajarkan anak melakukan hal tidak senonoh. Dikutip Kompas.com, (22/2), Perusahan percetakan PT Tiga Serangkai di Kota Solo pun langsung melayangkan permintaan maaf terkait buku buatan Fitri tersebut. Pihak percetakan tidak memungkiri bahwa banyak pihak yang protes terkait sebagian materi dalam buku bertema pendidikkan seksualias bagi anak tersebut.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170222/aa-3-731c20879af10095d8e5622eff79b360.jpg

Perusahaan juga telah menarik buku ini dari pasaran. Adimuawan, General Manager Penerbitan Buku PT Tiga Serangkai mengaku khilaf dan mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya. Dia pun tidak memungkiri bahwa pengemasan materi dalam buku ini kurang pas sehingga membuat tidak nyaman saat dibaca.

Selain itu, PT Tiga Serangkai juga akan bertanggung jawab dengan mengganti uang bagi masyarakat yang terlanjur membeli buku tersebut. Caranya adalah dengan menukarnya dengan nilai sepadan saat membeli buku tersebut.

Kronologi masalah buku "Aku Berani Tidur Sendiri".

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170222/aa-2-39aa69b2374743bd8cd25f5268f62d75.JPG

Semua bermula saat seorang netizen di Twitter bernama @LadyZwolf mengunggah foto buku tersebut ke sosial media. Dia mempertanyakan kenapa buku anak-anak tersebut bisa lolos diterbitkan?

Pasalnya, dalam buku tersebut tertulis kata-kata yang mengarah pada tindakan masturbasi, yaitu berikut ini:

"Menit demi menit berlalu dan mataku masih tak bisa terpejam. Aku menyilangkan kakiku kuat-kuat pada guling. Iseng-iseng aku menggerakkan tubuhku naik turun. Eh, ternyata asyik juga rasanya. Jantungku berdebar, tapi aku senang."

"Aku menemukan permainan baru yang mengasyikan. Sesekali aku memasukkan tangan ke dalam celana. Aku mengulang. Lagi dan lagi."

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170222/aa-1-a2f116eb32739ceafce3b4e2c22503be.JPG

Kejadian ini pun kemudian semakin viral setelah menjadi pemeritaan berbagai media. Banyak netizen yang ikut memberikan kritik dan protes atas terbitnya buku tersebut.

Penulis buku sudah melayangkan permintaan maaf.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170222/aaa-1-44496da3e51013a9b737d7ef32284111.jpg

Tak butuh waktu lama, Fitria Chakrawati, sang penulis buku ini pun langsung memberikan pernyataannya lewat Facebook. Dia mengatakan bahwa niatnya sesungguhnya adalah supaya anak-anak bisa melindungi diri dari kejahatan seksual.

Dia pun memahami kekhawatiran para orang tua apabila ada anak yang membaca buku ini tanpa pendampingan. Dia pun meminta maaf dan mengambil hikmah dari kejadian ini.

Share
Topics
Editorial Team
Rizal
EditorRizal
Follow Us

Latest in News

See More

Gempa Hari Ini 27/12/2025 bermagnitudo 5.8 di ENGGANO-BENGKULU

27 Des 2025, 08:15 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews