Jakarta, IDN Times - Pencarian pesawat Twin Otter DHC6-400 dengan nomor registrasi PK-CDC yang hilang kontak sejak Rabu (18/9) akan dilakukan melalui jalur darat. Posko SAR yang berlokasi di Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua, akan melibatkan masyarakat Distrik Hoeya untuk membantu upaya pencarian pesawat hilang tersebut.
Komandan Pangkalan Udara Yohanes Kapiyau Timika Letkol Penerbang Sugeng Sugiharto mengatakan, masyarakat Distrik Hoeya akan melakukan pencarian melalui jalur darat lantaran pesawat milik PT Carpediem itu belum juga ditemukan hingga hari keempat operasi pencarian.
"Tadi helikopter Carpediem sudah mengangkut tiga orang masyarakat dengan dibekali logistik untuk diturunkan di Hoeya. Mereka nantinya akan mengajak masyarakat di sana untuk mencari ke titik sasaran dengan berjalan kaki. Kami sudah menyampaikan kepada mereka titik sasaran yang akan dituju," kata Letkol Sugeng seperti dikutip dari Antara, Minggu (22/9).
Selain pencarian melalui jalur darat, Posko SAR di Bandara Timika rencananya hari ini juga akan mengerahkan armada helikopter lebih banyak untuk melakukan pencarian dari jalur udara.
