Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Kabar gembira buat para calon jemaah haji Indonesia. Pasalnya Indonesia akan meneken nota kesepahaman terkait musim Haji 2017 dengan Arab Saudi tepatnya pada tanggal 4 Januari 2017 mendatang.

Dikutip Kompas.com, (31/12), Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan bahwa Indonesia akan mengupayakan penambahan kuota jemaat haji pada momen tersebut. Tetapi penambahan kuota haji bagi Indonesia juga harus rasional karena daya tampung Mina yang terbatas. Untuk itulah Lukman meminta kepada semua masyarakat memahami persoalan tersebut karena berkaitan dengan keamanan seluruh jemaah haji.

Dengan kata lain, Indonesia akan melobi untuk menambah kuota ke Arab Saudi yakni dengan alih kuota dari negara yang belum habis.

Kuota haji lebih baik dimanfaatkan secara legal daripada secara liar.

Mengambil alih kuota dari negara yang kuotanya tidak habis adalah cara yang lebih masuk akal. Lukman juga menjelaskan bahwa cara ini lebih baik karena sisa kuota haji akan dimanfaatkan secara legal daripada dimanfaatkan secara liar.

Hal ini untuk menghindarkan munculnya kasus seperti calon jamaah haji Indonesia via Filipina beberapa waktu lampau. Kementerian Luar Negeri juga saat ini tengah bekerja sama dengan negara-negara tetangga untuk membahas mengenai kuota haji tersebut.

Penyelenggaran ibadah haji tahun ini sudah bagus.

Inspektur Jenderal Kementerian Agama M Jasin mengatakan bahwa penyelenggaraan haji secara umum pada 2016 sudah bagus. Layanan akomodasi, transportasi dalam kota, transport antarkota, dan katering sudah bagus. Di Mina memang ada hambatan terkait upaya upgrade jumlah tenda untuk jemaah haji asal Indonesia. Ada kesanggupan pihak di sana menghadirkan tenda baru dan tentu penambahan sewa layanan. Hal inilah yang membutuhkan persetujuan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) melalui DPR.

Editorial Team

EditorRizal