Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pascagempa M 7,1 di Maluku Utara, Satu Warga Meninggal Dunia

ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Jakarta, IDN Times - Satu orang warga Desa Ranoketang Atas, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, bernama Sintia Lasik dikabarkan meninggal usai gempa M 7,1 yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Jumat (15/11) dini hari.

1. Korban meninggal dikarenakan serangan jantung akibat shock usai gempa

Gempa Maluku Utara M 7.1, Kamis (14/11). (Dok. BNPB)
Gempa Maluku Utara M 7.1, Kamis (14/11). (Dok. BNPB)

Kepala Puskesmas Tombatu John Munaiseche, mengatakan bahwa  korban meninggalsetelah mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Tombatu, sampai Jumat (15/11) dini hari.

"Kami mengonfirmasi berdasarkan laporan dokter jaga, ada satu orang warga meninggal pascagempa tadi malam," kata John Munaiseche dilansir dari Antara.

2. Sakit jantung korban kambuh saat gempa terjadi

Gempa M 7,1 yang mengguncang Maluku Utara pada Kamis (14/11) malam tadi. Twitter/@BMKG
Gempa M 7,1 yang mengguncang Maluku Utara pada Kamis (14/11) malam tadi. Twitter/@BMKG

Jhon mengungkapkan, meninggalnya korban karena shock hingga sakit jantungnya kambuh saat terjadinya gempa tersebut.

"Jadi korban ini berdasarkan informasi mempunyai riwayat penyakit jantung. Ketika terjadi gempa korban shock dan langsung dilarikan ke Puskesmas Tombatu untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.

Jhon mengatakan, petugas di Puskesmas Tombatu telah melakukan tindakan medis, namun sayangnya nyawa Sintia tidak bisa diselamatkan.

"Kami sudah melakukan upaya medis semaksimal mungkin, sesuai dengan prosedur. Tapi nyawa korban tak bisa diselamatkan," ujarnya.

3. Gempa M 7,1 guncang Maluku Utara

Gempa Maluku Utara M 7.1, Kamis (14/11). (Dok. BNPB)
Gempa Maluku Utara M 7.1, Kamis (14/11). (Dok. BNPB)

Gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang dimutakhirkan menjadi magnitudo 7,1 melanda Maluku Utara, Kamis (14/11) sekitar pukul 23.17 WIB. Gempa tersebut berpotensi tsunami, namun untungnya tak sampai parah dan berujung ke bencana besar.

Share
Topics
Editorial Team
Isidorus Rio Turangga Budi Satria
EditorIsidorus Rio Turangga Budi Satria
Follow Us

Latest in News

See More

Ipsa mollitia quibusdam minus et et ducimus dolore id sint velit nes

30 Jan 2026, 16:08 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews