Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Para Menteri Belum Lapor Kekayaan, Istana: Mensesneg Sudah Perintahkan

Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)
Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Jakarta, IDN Times - Juru bicara Presiden Joko "Jokowi" Widodo, Fadjroel Rachman, mengatakan bahwa Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno telah memerintahkan semua Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju untuk segera melaporkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

Menurut dia, karena masih banyaknya menteri-menteri baru yang memiliki latar belakang dari swasta, sehingga memang membutuhkan waktu dan penyesuaian untuk laporkan LHKPN.

1. Mensesneg telah minta semua menteri dan wakil menteri lapor LHKPN

ilustrasi menulis
ilustrasi menulis

Fadjroel menyampaikan, Pratikno sudah meminta seluruh jajaran menteri dan staf khusus presiden untuk segera melapor. Untuk dirinya sendiri, Fadjroel mengaku sudah rutin melaporkan LHKPN.

"Yang lain kan baru, sebagian besar dari swasta. Jadi mereka diberi waktu. Saya saja waktu awal memang panjang. Mungkin perlu waktu sekedar satu bulan karena lebih detail daripada laporan pajak," kata Fadjroel di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (5/12).

2. Para menteri dan stafsus berjanji selesaikan LHKPN pada Januari 2020

Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)
Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Berkaitan para menteri dan staf khusus baru, Fadjroel mengatakan akan ada bantuan dari Sekretariat Negara (Sekneg). Fadjroel mengungkapkan, para menteri dan staf khusus yang belum melaporkan LHKPN, berjanji akan menyelesaikannya pada Januari 2020.

"Harus dong segera, semuanya saya lihat berjanji Januari selesai. Karena sebulan lah, perlu sebulan. Lebih banyak detailnya dibanding laporan pajak," kata Fadjroel.

3. Pelaporan LHKPN butuh waktu yang tak singkat

(Ilustrasi harta kekayaan) IDN Times/Sukma Sakti
(Ilustrasi harta kekayaan) IDN Times/Sukma Sakti

Meski waktu persiapan LHKPN cukup panjang, Fadjroel berharap para menteri dan juga staf khusus bisa segera menyelesaikannya. Pendapat Fadjroel, untuk melaporkan LHKPN memang lah tidak bisa dalam waktu singkat.

"Saya waktu itu memerlukan hampir satu bulan menyelesaikan semua urusan terkait LHKPN. Sampai ditanya juga meja, kursi di rumah. Mungkin memiliki benda-benda seni. Kalau pajak kan gak ditanya," ucap dia.

 

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Share
Topics
Editorial Team
Teatrika Handiko Putri
EditorTeatrika Handiko Putri
Follow Us

Latest in News

See More

Ipsa mollitia quibusdam minus et et ducimus dolore id sint velit nes

30 Jan 2026, 16:08 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews