Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

OSO Tolak Tawaran Presiden Jokowi Jadi Wantimpres, Mengapa?

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo akan melantik Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) pada hari ini, Jumat (13/12). Prosesi pelantikan rencananya akan dilakukan pada pukul 14.30 WIB.

"Besok (hari ini) siang rencananya pelantikan Watimpres," kata juru bicara Presiden Fadjroel Rachman saat dihubungi wartawan pada Kamis malam (12/12).

Sejumlah nama muncul sebagai calon Watimpres yang dipilih oleh Jokowi. Nama Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang atau yang akrab disapa Oso juga menjadi salah satu yang diminta oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Namun, dalam keterangan persnya hari ini, Oso mengaku menolak tawaran tersebut. Wah, kenapa ya alasannya?

1. Oso menolak posisi Watimpres lantaran memilih ingin bertahan di Partai Hanura

Oso memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat 13 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)
Oso memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat 13 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Oso mengaku memang mendapatkan tawaran sebagai Watimpres dari Jokowi. Namun, ia mengaku telah menolak tawaran posisi tersebut dan menyampaikannya ke Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. 

"Hati nurani saya besar dengan partai, untuk jadi anggota Watimpres harus tidak menjabat jabatan pimpinan parpol, nah apalagi kalau pimpinan Watimpres," kata Oso di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (13/12).

2. Oso mengaku tetap mendukung pemerintahan Jokowi

IDN Times/Teatrika Handiko Putri
IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Kendati menolak posisi sebagai pimpinan Wantimpres, Oso tetap berterimakasih karena diberikan tawaran tersebut. Namun, ia tetap memutuskan untuk menjadi ketua umum partai dibandingkan menduduki posisi di Wantimpres. 

"Tapi karena syarat itu, saya memutuskan untuk sementara akan terus bersama teman-teman seperjuangan. Walau bagaimana kami akan tetap 100 persen dukung Presiden dalam pemerintah," ujar Oso.

3. Jokowi sudah tahu Oso menolak tawaran posisi Watimpres

Oso memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat 13 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)
Oso memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat 13 Desember 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Berkaitan penolakannya itu, Oso menyebut Jokowi sudah mengetahuinya. Ia juga sudah menjelaskan alasan menolak posisi Watimpres.

"Pak Presiden sudah tahu sikap saya, saya sampaikan ke Pak Pratikno, jangan dikira saya tolak tanpa alasan," ucapnya.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Share
Topics
Editorial Team
Teatrika Handiko Putri
EditorTeatrika Handiko Putri
Follow Us

Latest in News

See More

Magna voluptas voluptates soluta mollit reprehenderit amet commodi l

07 Jan 2026, 15:05 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews