Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Misteri Suara Desahan di Kabin Pilot Lion Air Akhirnya Terkuak

Terkait masalah pengaduan penumpang pesawat Lion Air JT 990 untuk rute Surabaya-Denpasar, Lion Air telah melakukan investigasi internal. Dilansir Liputan6.com, (19/11), Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengatakan bahwa ada pelanggaran terhadap “produser announcement”. Saat itu, kesalahan terjadi ketika Co-Pilot hendak mengucapkan selamat ulang tahun pada salah satu awak pesawat.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151119/li-viva-6f30d80957e988f571b5c54d077568b1.jpg

Edward mengatakan bahwa suara desahan itu bukan suara tindakan senonoh, melainkan suara dari Co-Pilot itu sendiri. Saat melakukan announcement, nafas Co-Pilot memang tersenggal-senggal dan cara bicaranya memang mendesah.

Selain itu, posisi mikrofon yang terlalu dekat dengan bibir membuat saat menarik dan mengeluarkan nafas terdengar seperti desahan. Kabar mengenai Co-Pilot yang mabuk juga ditepis langsung oleh Edward. Bahkan dia mengatakan kalau Co-Pilot dalam keadaan yang sehat dan tidak terpengaruh oleh narkoba.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151119/li-tri-001f6cb0e53bf35a19910c83db8c37b4.jpg

Meskipun demikian, Lion Air akan tetap memberikan hukuman kepada Co-Pilot tersebut. Hukuman tersebut adalah tidak boleh terbang (grounded). Berita mengenai layanan tak menyenangkan Lion Air ini muncul dari seorang penumpang yang bernama Lambertus Maengkom yang menumpang penerbangan pesawat JT 990 rute Surabaya - Denpasar. Dalam pengaduan yang diberikannya ke Dirjen Perhubungan Udara, dia mengatakan bahwa pesawat yang ditumpanginya menawarkan pramugari janda kepada penumpang sebagai kompensasi penundaan penerbangan "delay".

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151119/li-tabloidnova-ea6cdf446d82ce287fc6d33d9aed4c35.jpg
Share
Topics
Editorial Team
Rizal
EditorRizal
Follow Us

Latest in News

See More

Magna voluptas voluptates soluta mollit reprehenderit amet commodi l

07 Jan 2026, 15:05 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews