Rini melanjutkan, beberapa ruas tol yang sudah bisa dilalui seperti Bakauheni-Tebangi Besar sudah beroperasi penuh 24 jam. Sedangkan yang menuju Kayuagung dan Palembang masih secara fungsional karena masih dalam tahap penyelesaian.
"Jalan tol Bakauheni-Tebangi Besar sudah operasional, sedangkan Tebangi Besar - Kayuagung operasional 2 jalur. Untuk Kayuagung-Palembang, satu jalur fungsional. Memang untuk tol Kayuagung-Palembang pengerjaannya sedikit berat karena kondisi medan rawa-rawa," jelas dia.
Pengerjaan tol menurut Rini sudah dikebut sejak September lalu. Namun curah hujan yang tinggi menjadi faktor penyebab mundurnya penyelesaian jalan Tol Trans Sumatera tersebut.
"Kita sudah mengebut pengerjaan sejak September tahun lalu, mulai dari penyedotan air rawa. Tetapi curah hujan begitu besar. Perkiraan akan diaspal bulan Juni mundur sehingga penyelesaian akhir Agustus atau target kita pada hari proklamasi 17 Agustus nanti," terang Rini.
"Sedangkan untuk rest area Bakauheni-Palembang memang masih dibuat sementara karena belum selesai pembangunan tapi, fasilitas full, tempat pengisian BBM, musala, MCK, ada juga UMKM. Insya Allah mudik lancar," imbuh Rini.